MAKALAMNEWS.ID - Musyawarah provinsi luar biasa (musprovlub) Taekwondo Indonesia Provinsi Jambi dibuka Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi, Sabtu (17/10/2026).
Mat Sanusi mengatakan, musprovlub merupakan forum penting bagi organisasi untuk membahas dan mengambil keputusan strategis sesuai agenda dan ketentuan organisasi yang berlaku.
"Forum ini hendaknya jadi momentum memperkuat konsolidasi, menjaga kesinambungan organisasi, serta menyatukan langkah dan komitmen seluruh pemangku kepentingan taekwondo di Provinsi Jambi," katanya.
Dalam organisasi olahraga, dinamika dan perbedaan pandangan merupakan hal wajar.
Namun yang paling penting adalah bagaimana setiap perbedaan disikapi secara dewasa, bijaksana, dan bertanggung jawab, dengan tetap berpedoman pada AD/ART, peraturan organisasi, serta prinsip musyawarah dan mufakat.
KONI berharap peserta mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok, serta menjadikan forum sebagai ruang untuk berdialog secara terbuka, menyampaikan aspirasi dengan santun, dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima serta dilaksanakan secara bertanggung jawab.
KONI Provinsi Jambi juga berharap proses musyawarah berjalan secara tertib, demokratis, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi.
Sehingga, hasil yang dicapai dapat menjadi landasan kuat bagi keberlangsungan dan kemajuan taekwondo Indonesia Provinsi Jambi.
Taekwondo merupakan satu cabang olahraga yang memiliki peran penting dalam pembinaan prestasi, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi generasi muda.
Keberlangsungan organisasi harus senantiasa diarahkan untuk mendukung kepentingan yang lebih besar, yaitu pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga Provinsi Jambi.
"Kita tidak boleh melupakan bahwa di balik setiap dinamika organisasi, terdapat atlet-atlet yang terus berlatih, pelatih yang mencurahkan tenaga dan pikiran, serta orang tua yang memberikan dukungan dan pengorbanan dan semua membutuhkan organisasi solid, kepemimpinan yang bertanggung jawab, dan program pembinaan yang terarah," kata Mat Sanusi.
KONI Provinsi Jambi juga mendorong agar Taekwondo Indonesia Provinsi Jambi terus memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, memperluas kesempatan berkompetisi, serta mempersiapkan atlet potensial untuk menghadapi berbagai kejuaraan daerah maupun nasional.
"Kita ingin taekwondo Jambi tidak hanya memiliki organisasi yang tertata dengan baik, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah dan mengharumkan nama Provinsi Jambi," tegasnya.
Prestasi cabang olahraga taekwondo Jambi pada PON 2024 meraih satu perunggu dan pada PON Bela Diri 2025 meraih satu perak dan perunggu.
Pada musprovlub ini, Samsul Riduan, dipercaya menahkodai Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Jambi periode 2026–2030.
Samsul Riduan mengatakan, memimpin organisasi olahraga bukan sekadar menjalankan roda kepengurusan.
Lebih dari itu, kepemimpinan menjadi ruang untuk menyatukan berbagai elemen, merawat kebersamaan, serta memastikan setiap orang yang berada di dalamnya memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
Ia mengibaratkan Pengprov Taekwondo Jambi sebagai sebuah rumah yang harus dibangun bersama.
Menurutnya, kemajuan Taekwondo Jambi tidak bisa bertumpu pada satu orang atau kelompok saja.
Atlet, pelatih, wasit, pengurus, hingga dojang sebagai tempat pembinaan harus menjadi bagian dari satu kesatuan yang saling mendukung.(min)

Social Header