MAKALAMNEWS.ID – Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Jambi melaksanakan kegiatan latihan peningkatan kemampuan Personel pada Sabtu (24/10/2026) bertempat di Hotel Grand Makmur Jambi.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 personel Dittahti Polda Jambi sebagai upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kesiapan personel dalam menghadapi tantangan pelaksanaan tugas yang semakin dinamis.
Kegiatan pelatihan menghadirkan narasumber eksternal, motivator dari KSJ Jambi Budi Berjaya, yang menyampaikan materi mengenai organisasi pembelajar, kepemimpinan digital, dan manajemen kewirausahaan.
Selain itu, materi internal disampaikan langsung oleh Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Jambi, AKBP Nugroho Siswoko.
Dalam penyampaian materi, Budi Berjaya memberikan motivasi kepada personel mengenai pentingnya membangun budaya organisasi yang senantiasa belajar, beradaptasi, dan melakukan inovasi.
Personel diharapkan mampu menjadikan pengalaman kerja sebagai sumber pembelajaran, meningkatkan pola pikir kreatif, serta mengembangkan kemampuan dalam menghadapi perubahan lingkungan tugas.
Materi kepemimpinan digital juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan informasi dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas.
Melalui pemahaman tersebut, personel diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu meningkatkan kualitas komunikasi dan koordinasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dan bertanggung jawab.
Sementara itu, materi manajemen kewirausahaan memberikan pemahaman mengenai pentingnya inisiatif, kreativitas, dan kemampuan mencari solusi dalam pelaksanaan pekerjaan.
Semangat kewirausahaan di lingkungan organisasi diharapkan dapat mendorong personel untuk lebih inovatif, produktif, serta mampu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia guna mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Pada kesempatan tersebut, Dirtahti Polda Jambi AKBP Nugroho Siswoko menyampaikan materi internal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab personel Dittahti Polda Jambi, termasuk penguatan pemahaman terhadap alur dan Standar Operasional Prosedur (SOP) SIPAMTAH-RISTI.
Materi tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel, khususnya dalam pelaksanaan pengamanan tahanan, pengendalian risiko, serta penanganan situasi kegawatdaruratan.
Personel diharapkan mampu memahami setiap tahapan prosedur, meningkatkan ketelitian dalam pelaksanaan tugas, serta mengedepankan koordinasi, keselamatan, dan akuntabilitas.
Selain penyampaian materi, kegiatan pelatihan juga dilengkapi dengan diskusi kelompok dan simulasi pengendalian keadaan darurat, termasuk pembahasan Key Risk Indicator (KRI) dan mekanisme eskalasi.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk mengidentifikasi potensi risiko, memahami langkah penanganan sesuai SOP, serta melatih kemampuan komunikasi dan pengambilan keputusan dalam menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat dan tepat.
Pelaksanaan latihan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman personel terhadap pentingnya penerapan SOP secara konsisten, meningkatkan kemampuan bekerja sama, serta membangun kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lingkungan tugas.
Dengan diikuti 30 personel Dittahti Polda Jambi, kegiatan ini menjadi sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat komitmen untuk mewujudkan organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelaksanaan tugas.
Melalui kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan Personel ini, Dittahti Polda Jambi terus mendorong terbentuknya personel yang memiliki kompetensi, integritas, disiplin, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika tugas.
Dittahti Polda Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mendukung pelaksanaan tugas yang profesional, tertib, aman, humanis, dan akuntabel.(*)

Social Header