MAKALAMNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Batang Hari meluncurkan aplikasi Rumah Bunda, Kamis (1/10/2026) bertempat di ruang pola kantor bupati.
Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief dan Ketua TP PKK Zulva Fadhil.
Aplikasi Rumah Bunda ini sebagai inovasi pelayanan publik untuk mempermudah masyarakat menyampaikan pengaduan, kebutuhan, aspirasi, hingga kritik terhadap pelayanan pemerintah.
Ketua TP-PKK Batang Hari Zulva Fadhil bilang, pentingnya keberadaan relawan Rumah Bunda di tengah masyarakat.
Para relawan berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menyerap berbagai kebutuhan dan persoalan warga hingga ke tingkat desa.
Menurut Zulva, gagasan pembentukan Rumah Bunda berawal dari aspirasi kaum perempuan di pedesaan yang membutuhkan ruang untuk menyampaikan persoalan dan mendapatkan perhatian.
Berangkat dari kepedulian tersebut, program Rumah Bunda kemudian dirumuskan dan diperkuat melalui peraturan bupati.
Dikatakannya, gerakan para Motivator Tangguh Rumah Bunda sebenarnya telah berjalan sejak 2022.
Namun, seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, Pemkab Batang Hari menilai diperlukan sebuah saluran digital yang mampu memperluas jangkauan pelayanan.
Zulva Fadhile mengucapkan terimakasih kepada Bupati Batang Hari sebagai pelopor Rumah Bunda.
"Penggagas Rumah Bunda ini terwujud sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Batang Hari. Semoga aplikasi Rumah Bunda yang dilaunching semakin mempermudah masyarakat untuk memberikan laporan dan pengaduan," katanya.
"Lewat aplikasi yang diluncurkan ini, masyarakat bisa menyampaikan keluhannya secara langsung kepada pemerintah," katanya.
Fadhil Arief bilang, saat ini perkembangan teknologi membuat pola komunikasi antara pemerintah dan masyarakat juga perlu menyesuaikan diri.
Maka dari itu, aplikasi Rumah Bunda dihadirkan sebagai inovasi pelayanan publik yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi secara lebih mudah.
"Sebelumnya kita menerima pengaduan langsung, tatap muka. Namun, dengan perkembangan zaman kita launching aplikasinya ini," ujarnya.
Menurutnya, aplikasi ini upaya membantu masyarakat menyelesaikan masalah yang ada di dalam keluarganya.
"Kita hadir untuk memberikan solusi supaya masyarakat terbantu. Semoga program-program yang ada di Aplikasi Rumah Bunda ini menjadi saluran resmi bagi masyarakat, memberikan edukasi dan informasi serta menerima laporan dengan respon yang baik dan cepat," ujarnya.
Fadhil Arief berharap keberadaan aplikasi Rumah Bunda dapat mendorong masyarakat lebih berani dan terbuka dalam menyampaikan kebutuhan, keluhan, maupun kritik terhadap pelayanan pemerintah.
Dengan tersedianya saluran resmi, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang jelas untuk menyampaikan persoalan tanpa harus menggunakan jalur komunikasi yang tidak resmi dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
"Kita berharap masyarakat lebih berani menyampaikan apa yang mereka perlukan, rasakan, bahkan masukan dari masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan pemerintah," pungkasnya.(min)

Social Header