Ketua KONI Jambi Mat Sanusi menghadiri seleksi atlet Padel Jambi.(ist)
MAKALAMNEWS.ID - Pengurus Provinsi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jambi mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Padel 2026 dengan menggelar seleksi atlet selama dua hari, 12–13 September 2026.
Seleksi atlet padel Jambi tersebut berlangsung di Lapangan Padel Society Jambi.
Ini menjadi ajang perdana penjaringan atlet padel di Provinsi Jambi untuk dipersiapkan menuju Kejurnas Padel 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi mengatakan, seleksi tersebut menjadi langkah awal bagi PBPI Jambi dalam membangun pembinaan atlet padel sekaligus mempersiapkan wakil Jambi untuk bersaing di tingkat nasional.
"Ini langkah awal PBPI Jambi untuk menyeleksi atlet menuju Kejurnas. Tahun 2025 padel baru disahkan di tingkat nasional dan Jambi mudah-mudahan tahun ini resmi masuk menjadi anggota KONI Jambi," katanya, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, olahraga padel memiliki peluang besar untuk berkembang di Jambi.
Sebagai cabang olahraga yang relatif baru, persaingan untuk membangun prestasi dinilai masih terbuka bagi daerah-daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi.
Mat Sanusi optimistis pembinaan yang dilakukan PBPI Jambi mampu melahirkan atlet-atlet padel yang berprestasi hingga tingkat nasional.
"Kami berharap bisa ikut babak pra kualifikasi PON 2027 dan akan dipertandingkan pada PON 2028 di NTB-NTT. PBPI Jambi bisa mempersiapkan atlet terbaiknya untuk menuju babak pra kualifikasi PON," ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan pada Kejurnas Padel 2026 akan menjadi modal awal bagi Jambi untuk memetakan sekaligus mengembangkan potensi atlet padel.
Atlet-atlet terbaik yang nantinya tampil pada Kejurnas diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya Jambi membentuk kontingen yang kompetitif untuk menghadapi PON 2028.
Sementara, dukungan terhadap perkembangan olahraga padel juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi Novriadi.
Saat membuka kejuaraan padel tingkat Provinsi Jambi tersebut, Novriadi menegaskan pentingnya pembinaan secara berkelanjutan agar muncul atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Jambi ke tingkat nasional.
"Kami berharap dari kejuaraan ini bisa meloloskan atlet Jambi menuju PON 2028 dan terus meningkatkan pembinaan di Jambi," kata Novriadi.
Menurutnya, keberadaan cabang olahraga baru seperti padel menjadi peluang bagi Jambi untuk memperluas pembinaan dan menambah potensi atlet berprestasi.
Sementara itu, Ketua PBPI Jambi Ramos Hutabarat mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan olahraga padel di Provinsi Jambi.
Menurut Ramos, seleksi atlet tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghadapi Kejurnas Padel 2026, tetapi juga menjadi momentum awal untuk menyusun pola pembinaan padel secara lebih terarah di Jambi.
"Olahraga baru ini akan kami kembangkan di Provinsi Jambi. Ajang ini juga menjadi pembuktian padel Jambi untuk membentuk dan menyusun program pembinaan serta mengembangkan olahraga tersebut agar berprestasi," katanya.
Seleksi padel Jambi ini sekaligus menjadi kesempatan bagi PBPI Jambi untuk melihat potensi atlet yang akan dibawa menuju Kejurnas Padel 2026 pada Oktober mendatang.
PBPI Jambi menargetkan organisasi tersebut dapat resmi menjadi anggota KONI Provinsi Jambi pada tahun ini.
Selain itu, PBPI Jambi juga membidik lahirnya bibit-bibit atlet padel yang mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional.(*)

Social Header