Berita Terkini

Tim Propam Mabes Polri Turun ke Jambi, Bantu Dalami Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Erlan Munaji beri keterangan pers.(min)

MAKALAMNEWS.ID – Penanganan kasus dugaan penipuan berkedok rekrutmen Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polda Jambi terus bergulir. 

Kasus yang diduga melibatkan oknum anggota Polri tersebut kini mendapat perhatian serius dengan diterjunkannya Tim Propam Mabes Polri untuk membantu proses pendalaman perkara.

Kasus ini menjadi sorotan karena nilai kerugian yang diduga mencapai miliaran rupiah serta jumlah korban yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat sipil hingga anggota Polri, termasuk sejumlah perwira.

Penyidik terus mendalami modus yang diduga digunakan para terlapor dalam meyakinkan para korban agar bersedia menyerahkan uang dalam jumlah besar dengan iming-iming dapat meluluskan peserta dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026.

Keberadaan korban dari kalangan perwira Polri juga menjadi perhatian tersendiri. 

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa modus yang diduga digunakan para pelaku cukup meyakinkan sehingga berhasil memperoleh kepercayaan para korban.

Sejauh ini, penyidik masih menelusuri peran masing-masing pihak, alur transaksi, pola komunikasi, hingga kemungkinan adanya pihak lain yang diduga turut terlibat dalam perkara tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tim Propam Mabes Polri telah berada di Jambi untuk melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. 

Tim dikabarkan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga mengetahui maupun berkaitan dengan perkara, termasuk pelapor, saksi, serta pihak lain yang memiliki informasi relevan.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan perkara berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Selain menyangkut dugaan tindak pidana, kasus ini juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan integritas institusi Polri.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji membenarkan bahwa Tim Propam Mabes Polri telah diterjunkan ke Jambi.

"Ya benar tim Propam Mabes ke Jambi, sifatnya membantu," tegas Erlan Munaji, Jumat (7/8/2026).

Untuk diketahui, dugaan praktik calo penerimaan Polri di Jambi ini mencuat setelah Polda Jambi menerima laporan pengaduan pada 3 Agustus 2026. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) langsung melakukan pemeriksaan internal terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, didampingi Kabid Propam Kombes Pol Darno serta Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Jambi Junaidi Sya'ban mengungkapkan, dua anggota Polri berinisial Briptu MD dan Bripda Y telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Pengaduan kami terima pada 3 Agustus 2026. Saat ini terdapat 12 orang yang diduga menjadi korban, terdiri dari anggota Polri maupun masyarakat. Modus yang digunakan adalah menjanjikan korban dapat lolos seleksi penerimaan Polri dengan meminta sejumlah uang," ujar Kombes Erlan.

Menurutnya, kasus ini tidak hanya diproses melalui mekanisme internal oleh Bidang Propam, tetapi juga ditangani secara pidana oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda