Berita Terkini

Sambangi Korban Kebakaran di Cempaka Putih, Fasha Beri Donasi dan Juga Beri Motivasi Kepada Warga

Anggota DPR RI H Syarif Fasha sambangi korban kebakaran di Cempaka Putih dan berikan tali asih.(min)

MAKALAMNEWS.ID - Peristiwa kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Jalan HMO Bafadal RT 23, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Sabtu (29/8/2026) kemarin memantik perhatian serius anggota Komisi XII DPR RI Dapil Jambi H Syarif Fasha.

Wali Kota Jambi periode 2013-2023 itu, Minggu (30/8/2026) siang, menyambangi sekaligus menyerahkan tali asih untuk korban kebakaran yang menghanguskan 19 rumah. 

Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) dengan total 59 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Fasha yang langsung turun ke lokasi kebakaran disambut ratusan warga yang berkumpul di sekitar area terdampak.

Di lokasi, Fasha juga sudah ditunggu oleh ketua RT setempat, Kadis Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Sekdis Damkar Kota Jambi dan warga lainnya.

Ketua RT 23 Mulyadi menyampaikan apresiasi atas kepedulian Fasha yang turun langsung melihat kondisi warganya.

"Mewakili warga, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Pak Fasha. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban" ujarnya.

Seorang korban juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. 

Ia menyebut Fasha tidak pernah absen memberikan kepedulian sejak masih menjabat Wali Kota Jambi hingga saat ini.

Sementara itu, Fasha menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi. 

Ia menyebut kebakaran merupakan kejadian yang tidak diinginkan siapa pun, namun harus dihadapi dengan kesabaran.

"Ini cobaan, kita harus kuat. Ada rencana Allah di balik semua ini," ujarnya.

Fasha juga mengingatkan, kebakaran permukiman umumnya dipicu faktor teknis seperti korsleting listrik dan kebocoran atau ledakan tabung gas. 

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.

"Ke depan kita harus lebih hati-hati agar kejadian seperti ini tidak terulang," katanya. 

Selain memberikan dukungan moral, Fasha juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada para korban. 

Ia menegaskan bantuan tersebut bersifat darurat dan diharapkan dapat membantu kebutuhan awal pascakebakaran.

"Ini mungkin tidak cukup untuk membangun kembali rumah, tetapi setidaknya bisa meringankan beban sementara," ujarnya. 

Fasha menambahkan, pemerintah daerah biasanya juga akan memberikan bantuan lanjutan bagi warga terdampak kebakaran.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari, mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.52 WIB. 

Tim kemudian tiba di lokasi pada pukul 14.04 WIB dan langsung melakukan pemadaman.

"Laporan kami terima pukul 13.52 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.04 WIB, dengan waktu respons 12 menit dari Mako Damkar," katanya.

Untuk menjinakkan kobaran api, sebanyak 60 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas mengoperasikan delapan unit armada tempur, tiga armada suplai, satu armada komando serta satu unit ambulans PSC 119.

Proses pemadaman berlangsung cukup panjang. Petugas membutuhkan waktu sekitar 3 jam 15 menit untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan dan tidak kembali menjalar ke bangunan lainnya.

"Dalam proses pemadaman, kami menghabiskan sekitar 95 ribu liter air. Petugas terus melakukan upaya pemadaman dan memutus penyebaran api agar tidak meluas," kata Mustari.

Selain permukiman yang padat dan hembusan angin yang cukup kencang, akses menuju lokasi kebakaran juga sangat sempit sehingga menyulitkan pergerakan armada pemadam. (*)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda