Berita Terkini

Perahu Pemancing Karam di Sungai Batanghari Tebo, Remaja Ditemukan Meninggal Dunia dan 2 Masih Dalam Pencarian

Proses evakuasi satu korban perahu pemancing yang tenggelam di Sungai Batanghari, Tebo.(ist)

MAKALAMNEWS.ID - Kecelakaan kapal perahu pemancing terjadi di Sungai Batanghari, Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, Sabtu (15/8/2026). 

Perahu yang ditumpangi tiga warga dilaporkan karam di tengah sungai.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi melalui Pos SAR Bungo langsung mengerahkan tim rescuer untuk melakukan Operasi SAR setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

Informasi awal diterima Basarnas Jambi dari Kabid BPBD Kabupaten Tebo pada Sabtu. 

Berdasarkan laporan yang diterima, tiga warga sebelumnya pergi memancing menggunakan sebuah perahu.

Namun, saat berada di tengah Sungai Batanghari, perahu yang mereka gunakan mendadak karam hingga tenggelam. 

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya melakukan pencarian secara manual.

Dalam pencarian awal tersebut, satu korban bernama M. Egi Firmansyah (17) berhasil ditemukan. 

Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara itu, dua korban lainnya, yakni Rendra (16) dan Ariel Saputra (21), hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Tujuh Rescuer Dikerahkan

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak tujuh personel rescuer Pos SAR Bungo diberangkatkan menuju lokasi kejadian. 

Tim diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2 jam 21 menit untuk mencapai lokasi dari Pos SAR Bungo.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan, yakni Rescuer Pos SAR Bungo, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Tebo, serta masyarakat setempat.

Untuk mendukung proses pencarian, sejumlah peralatan telah dikerahkan ke lokasi. 

Diantaranya satu unit Rescue Car Double Cabin, perahu karet atau Landing Craft Rubber (LCR), peralatan water rescue, peralatan selam, perlengkapan medis, evakuasi, serta perangkat komunikasi.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih berada di lokasi dan terus melakukan koordinasi serta pencarian untuk menemukan dua korban yang masih hilang.

Petugas juga terus memaksimalkan upaya pencarian dengan mempertimbangkan kondisi sungai dan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi.(*)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda