MAKALAMNEWS.ID – Ancaman longsor akibat abrasi di bantaran Sungai Batanghari, tepatnya di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, kembali menjadi sorotan.
Kondisi tebing sungai yang terus tergerus arus kini mengancam sejumlah fasilitas vital, mulai dari Pos Pemadam Kebakaran (Damkar), instalasi PDAM, kantor lurah, hingga permukiman warga.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto bersama Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, pihak BWSS, Dirut Perumda Tirta Mayang, Camat Danau Teluk, turun langsung meninjau lokasi longsor untuk melihat kondisi di lapangan.
Menurutnya, penanganan persoalan infrastruktur harus didasarkan pada kondisi nyata agar solusi yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan.
"Saya menerima laporan bahwa longsor mengancam beberapa fasilitas penting dan permukiman warga. Karena itu saya memilih melihat langsung kondisinya. Dengan turun ke lapangan, kita bisa mengetahui kebutuhan yang sebenarnya dan menentukan langkah penanganan yang tepat," kata Edi Purwanto.
Ia menjelaskan, abrasi yang terus terjadi berpotensi menyebabkan kerusakan lebih besar apabila tidak segera ditangani.
Karena itu, pembangunan turap atau pengaman tebing dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk melindungi fasilitas umum sekaligus keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Batanghari.
Edi memastikan akan memperjuangkan pembangunan turap melalui dukungan anggaran pemerintah pusat.
Namun, ia menegaskan bahwa proses tersebut harus diawali dengan penyusunan dokumen perencanaan dan desain teknis sebagai syarat utama dalam pengajuan anggaran.
"Harapan kami pembangunan ini bisa segera direalisasikan. Jika seluruh persyaratan teknis terpenuhi, kami akan mendorong agar penganggarannya dapat masuk dalam prioritas tahun depan sesuai kemampuan fiskal pemerintah," ujarnya.
Menurut Edi, kawasan Pasir Panjang merupakan salah satu kawasan strategis yang menjadi wajah Kota Jambi di sepanjang aliran Sungai Batanghari.
Oleh sebab itu, perlindungan terhadap kawasan tersebut harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Selain menjaga keberadaan infrastruktur penting, pembangunan pengaman tebing juga diharapkan mampu mencegah meluasnya abrasi yang berpotensi mengancam lebih banyak rumah warga dan fasilitas pelayanan publik.
Masyarakat Pasir Panjang pun berharap langkah penanganan dapat segera dipercepat sehingga ancaman longsor di bantaran Sungai Batanghari tidak semakin meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.(min)

Social Header