Berita Terkini

Lawan Mafia Oligarki, Forkom Ormas-LSM Jambi Minta Masyarakat tak Hujat Gubernur Al Haris

Ketua Dewas Forkom Ormas-LSM Provinsi Jambi, Jefri B Pardede.(ist)

MAKALAMNEWS.ID – Ketua Dewan Pengawas Forum Komunikasi Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (Forkom Ormas-LSM) Provinsi Jambi, Jefri B Pardede, menyerukan gerakan bersama untuk melawan kelompok oligarki dan mafia yang dinilai dapat menghambat kemajuan bangsa.

Seruan tersebut disampaikan Jefri pada Kamis (27/8/2026). 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, LSM dan organisasi kemasyarakatan (ormas), untuk bersama-sama mengawal pembangunan dan menyampaikan aspirasi secara objektif.

Di tengah dinamika penyampaian aspirasi di Jambi, Jefri juga meminta masyarakat tidak melayangkan hujatan maupun makian kepada Gubernur Jambi Al Haris.

Menurutnya, penyampaian kritik dan aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. 

Namun, aspirasi harus disampaikan secara damai, tertib dan bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak orang lain.

"Jangan Al Haris dihujat dan dimaki. Sebagai kepala daerah, beliau adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat dan merupakan bawahan langsung dari Presiden Prabowo," ujar Jefri dalam keterangan tertulis.

Jefri menilai kritik terhadap pemerintah daerah sebaiknya diarahkan secara objektif berdasarkan persoalan dan kebijakan yang menjadi perhatian masyarakat. 

Dengan demikian, aspirasi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan tersalurkan kepada pihak yang berwenang.

Lebih lanjut, Jefri menegaskan bahwa fokus perjuangan masyarakat saat ini semestinya diarahkan pada kelompok oligarki dan mafia yang dinilai merugikan negara.

Ia mengajak mahasiswa, LSM, ormas dan elemen masyarakat sipil lainnya untuk membangun gerakan bersama dalam mengawal kepentingan rakyat serta mendukung upaya pemberantasan praktik-praktik yang merugikan negara.

"Hari ini musuh besar Presiden Prabowo adalah oligarki mafia perampok negeri. Sudah saatnya kita bersama-sama bersatu melawan para oligarki tersebut yang ingin menghambat kemajuan negeri ini," tegasnya.

Menurut Jefri, gerakan masyarakat harus tetap mengedepankan objektivitas dan tidak terjebak pada kepentingan kelompok tertentu. 

Kritik maupun pengawasan terhadap pemerintah, kata dia, tetap diperlukan sepanjang dilakukan secara konstruktif dan sesuai aturan.

Ia berharap seruan tersebut dapat menyatukan persepsi seluruh elemen masyarakat dan organisasi sipil di Provinsi Jambi.

"Yang terpenting adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat bersama-sama mengawal kebijakan pembangunan dan memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Jefri juga mendorong masyarakat Jambi untuk ikut mendukung dan mengawal program strategis nasional yang dilaksanakan pemerintah, sehingga pembangunan di daerah dapat berjalan dan manfaatnya dirasakan secara luas.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda