MAKALAMNEWS.ID - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi keluarkan imbauan kepada masyarakat stop membakar hutan dan lahan mengingat Provinsi Jambi saat ini sudah memasuki musim kemarau panjang sehingga bisa mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengintensifkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Taufik bilang, kebakaran hutan dan lahan atau karhutla berdampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga kerugian ekonomi dan sosial.
"Jangan biarkan api kecil menjadi bencana besar, satu percikan api, sejuta dampak," ujarnya.
Dalam imbauan yang disampaikan Polda Jambi, bahwa dampak karhutla sangat luas sehingga sangat penting alasan untuk mencegah karhutla.
Antara lain melindungi hutan dan lingkungan, menjaga kesehatan masyarakat dari bahaya asap, mencegah kerugian ekonomi dan sosial, serta menyelamatkan habitat flora dan fauna.
Kombes Taufik Nurmandia juga mengingatkan, membakar hutan dan lahan merupakan tindakan yang berbahaya dan melanggar hukum.
Maka dari itu perlu ajakan kepada masyarakat agar bisa aktif dalam mencegah terjadinya karhutla tahun ini.
Polda Jambi mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla dengan tiga langkah yakni tidak membuka lahan dengan cara membakar, melaporkan titik api atau kebakaran kepada pihak berwenang, mengedukasi keluarga dan masyarakat tentang bahaya karhutla dengan mengatakan "Stop Bakar Hutan dan Lahan".
"Kemudian dengan mencegah karhulta kita semua menjaga alam, jaga masa depan," tegas Kombes Taufik.
Saat ini Tim Satgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi juga terus melakukan patroli dan pemantauan di wilayah-wilayah rawan kebakaran untuk mencegah meluasnya titik api selama musim kemarau.
Kolaborasi seluruh unsur sangat penting agar setiap kejadian dapat direspons secara cepat dan tepat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani.
Patroli darat dan udara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satgas Karhutla Provinsi Jambi dalam memperkuat deteksi dini, mempercepat respons, serta mendukung kebijakan pemerintah menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalkan dampak bencana asap selama musim kemarau.(min)

Social Header