Berita Terkini

Bupati Fadhil Arief Hadiri Rakor Pemberantasan Geng Motor, Pemkab Batang Hari Dukung Langkah Polda Jambi

Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief menghadiri rakor strategi penanggulangan geng motor di Polda Jambi.

MAKALAMNEWS.ID - Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief menghadiri rapat koordinasi (rakor) strategi penanggulangan geng motor di wilayah hukum Polda Jambi yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Siginjai Polda Jambi, Rabu (8/7/2026).

Rakor dipimpin Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, perwakilan Ketua DPRD Jambi, unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, bupati serta dinas terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, PGRI Jambi, organisasi kepemudaan, komunitas otomotif, influencer, hingga perwakilan pelajar dan mahasiswa.

Rakor tersebut digelar sebagai langkah strategis menyikapi maraknya aksi geng motor yang belakangan meresahkan masyarakat dan bahkan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. 

Selain rakor, juga dilakukan komitmen bersama menolak segala aktivitas geng motor di Provinsi Jambi.

Rapat koordinasi strategi penanggulangan geng motor dihadiri Gubernur Jambi dan Forkomimpda, serta berbagai elemen.


Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi maraknya aksi geng motor yang belakangan meresahkan masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Jambi. 

Kehadiran Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief dalam rakor tersebut menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Batang Hari terhadap upaya bersama yang digagas Polda Jambi dalam memberantas geng motor melalui pendekatan penegakan hukum, pencegahan, edukasi, dan pembinaan secara berkelanjutan.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan dalam memerangi aksi geng motor, seluruh peserta rakor juga melaksanakan penandatanganan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk aktivitas geng motor di Provinsi Jambi. 

Deklarasi tersebut menjadi simbol penguatan kolaborasi seluruh elemen dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, kondusif, serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif kejahatan jalanan.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda