Berita Terkini

Bekali 120 CPNS Merangin, Dr Syahran Tekankan ASN Harus Menjaga NKRI dan Tangkal Paham Radikal

Dr Syahran Jailani menjadi narasumber di latsar CPNS Merangin.(ist)

MAKALAMNEWS.ID - Ketua Program Studi Doktor (S-3) Manajemen Pendidikan Islam, Dr. Drs. Syahran Jailani, M.Pd dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Merangin Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi tersebut berlangsung pada Jumat (3/7/2026) di Ruang Belajar BPSDM Provinsi Jambi.

Pelatihan dasar ini diikuti sebanyak 120 peserta CPNS Angkatan II asal Kabupaten Merangin.

Dr Syahran menyampaikan materi yang menitikberatkan pada pembentukan karakter aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap bangsa dan negara.

Dalam paparannya, Syahran menjelaskan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, setiap ASN maupun CPNS memiliki tiga fungsi utama yang harus dijalankan.

Pertama, sebagai pelaksana kebijakan publik. Kedua, sebagai pelayan publik yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Ketiga, sebagai perekat dan pemersatu bangsa yang bertugas menjaga serta merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, ketiga fungsi tersebut harus dipahami secara utuh oleh setiap CPNS sejak awal masa pengabdian agar mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.

"ASN bukan hanya bekerja memberikan pelayanan administrasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI," katanya.

Selain menjabat sebagai Kaprodi Doktor Manajemen Pendidikan Islam, Dr. Syahran juga merupakan Ketua Bidang Agama, Sosial, Ekonomi, dan Budaya Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jambi.

Dalam kapasitas tersebut, ia turut memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai pentingnya wawasan kebangsaan, moderasi beragama, serta kewaspadaan terhadap berbagai paham yang bertentangan dengan ideologi negara dan peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan, ASN harus memiliki ketahanan ideologi yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh oleh paham radikalisme, intoleransi, maupun tindakan yang dapat mengancam persatuan bangsa.

"CPNS harus menjadi agen pemersatu bangsa. Nilai-nilai kebangsaan, loyalitas kepada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI harus tertanam kuat dalam diri setiap aparatur negara," tegasnya.

Melalui pelatihan dasar ini, diharapkan para CPNS Kabupaten Merangin tidak hanya memiliki kompetensi teknis dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga berkarakter profesional, berintegritas, serta mampu menjadi pelayan publik yang mengedepankan kepentingan masyarakat dan menjaga keutuhan bangsa.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda