Berita Terkini

Ahmad Heryawan Respons Keluhan Forum Warga Zona Merah Jambi, BAM DPR RI Siap Turun ke Lapangan

Forum Zona Merah Kota Jambi saat rapat bersama BAM DPR RI ditemani anggota DPR RI dapil Jambi H Syarif Fasha.(ist)


MAKALAMNEWS.ID - Forum Warga Zona Merah Kota Jambi membawa masalah pemblokiran sertifikat milik warga ke pusat.

Aspirasi mereka diterima Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR -RI Ahmad Heryawan bersama anggota BAM DPR-RI, Muhammad Baihaqi serta satu aggota DPR-RI Dapil Jambi Syarif Fasha, Kamis (9/7/2026).

Pertemuan dengan lerwakilan Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi dan BAM itu digelar di di gedung Nusantara 2 DPR - RI.

Dalam pertemuan itu, perwakilan warga, Derry Anandia memaparkan perjalanan panjang perjuangan warga Kota Jambi dalam memperjuangkan pemblokiran sertifikat mereka secara sepihak. 

Menurutnya, aksi massa sudah dilakukan 4 kali ke sejumlah kantor dan instansi di Kota Jambi.

"Perjuangan kami sudah panjang pak, bahkan ada warga yang berjuang sampai meninggal dunia," katanya di depan Ketua BAM DPR RI.

Sementara,  Revka Ramadhona, seorang warga terdampak sampai mengucurkan air mata, mengisahkan perjuangan nya untuk.mendapatkan sepetak tanah dan rumah yang dicicil.

"Saat ssrtifikat akan saya balik namakan, buku sertifikat hak milik tanah saya dicoret oleh orang BPN," katanya.

Sementara, ketua Divisi Advokasi FWTZM Jambi, Suhatman Pisang memaparkan aspek legal yang tak masuk akal terkait pemblokiran sertifikat warga.

"Pemblokiran sertifikat kami ini merupakan bentuk kezoliman, tanpa jelas dasarnya tiba-tiba warga yang mengurus urusan sertifikat mereka diberitahu, etifikat mereka diblokir sehingga tidak bisa digunakan sebagai mana mestinya," katanya.

"Padahal hak milik merupakan hak terkuat atas tanah, kami mendapatkan sertifikat secara sah dan legal, tiba tiba diblokir hanya dengan selembar surat dari seorang Dirjen. Ini cara apa?" ujar Suhatman Pisang.

Keluhan warga disampaikan juga oleh sejumlah ketua RT yang hadir ke Jakarta seperti Asep Mulyana dan Suegiono. 

Aktifis perempuan Endang Kusumawardhani menyampaikan esay pilunya seorang ibu karena tanahnya diblokir. 

Misnar, Nicolas, ketua Forum M.Makin, tokoh masyarakat Ambo Ufee, Ardiansyah Gunawan, tetua forum Suprayitno juga menceritkan terkait kisah tanah terlantar tahun 1970.

"Kami minta hapuskan pemblokiran sertifikat kami," kata Junaidah warga yang juga terdampak zona merah.

Di tengah acara hadir khusus anggota DPRD Kota Jambi dapil Kota Baru Joni Ismed dan menguatkan perjuangan warga nya. 

Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan berjanji akan menindak lanjuti aspirasi warga dengan memanggil semua instansi yang terkait. 

Pihaknya akan melakukan kunjungan langsung ke Jambi terkait masalah yang dilaporkan warga.

Sedangkan Anggota DPR RI Syarif Fasha minta warga untuk tetap solid dan ia akan terus mengawal dan bantu segala usaha warga untuk mendapatkan kembali hak mereka.

Fasha menyarankan agar PBB dan kredit warga yang sertifikatnya diblokir agar ditangguhkan.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda