Berita Terkini

Bupati Fadhil Arief Resmikan Jembatan Sungai Badak I dan II, Warga Lopak Aur Kini Nikmati Akses Lebih Cepat

Bupati Batang Hari Fadhil Arief saat meresmikan Jembatan Sungai Badak.(min)


MAKALAMNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur strategis.

Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief meresmikan Jembatan Sungai Badak Mati I dan II di Simpang Desa Pulau Betung, sekaligus ruas jalan menuju Desa Lopak Aur, Kecamatan Pemayung, Senin (29/6/2026).

Dengan menggunting pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Mhd Fadhil Arief, pemanfaatan jembatan dan jalan sudah bisa.

Peresmian jembatan dihadiri Camat Pemayung Fitter Zen sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Batang Hari, para camat se-Kabupaten Batang Hari, Ketua Lembaga Adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Pembangunan dua jembatan yang sangat dinantikan masyarakat itu dengan anggaran lebih dari Rp12,4 miliar. 

Bukan hanya membangun jembatan, Pemerintah Kabupaten Batang Hari juga membangun dan mengaspal ruas jalan Simpang Lopak Aur menuju Desa Lopak Aur sepanjang 6,6 kilometer dengan nilai investasi Rp7,035 miliar.

Total dan yang dikucurkan untuk pembangunan di kawasan tersebut lebih dari Rp19,4 miliar.

Dengan dibukanya jembatan itu diharapkan bisa membuka akses ekonomi baru, mempercepat mobilitas masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Pemayung.

Fadhil Arief mengingatkan, pembangunan Jembatan Sungai Badak Mati merupakan hasil perjuangan panjang. 

Dikatakannya, proses pembangunan sempat menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran nasional.

"Sementara, kondisi jembatan lama sudah tidak lagi layak digunakan karena usia teknisnya telah berakhir," ujarnya.

Fadhil Arief bilang, jembatan yang lama dibangun sejak era orde daru dan sudah waktunya direkonstruksi. 

Fadhil Arief mengatakan, jembatan dibagun bukan hanya sebatas membangun fisik, tetapi menjadi investasi jangka panjang yang mampu menekan biaya transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Untuk itu, Fadhil Arief mengajak masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun menggunakan anggaran negara.

Fadhil Arief juga mengingatkan agar kendaraan yang melintas tidak melebihi kapasitas muatan dan tidak berhenti di atas jembatan. 

Sebab, konstruksi jembatan dirancang untuk menopang kendaraan yang bergerak, bukan kendaraan bermuatan yang berhenti dalam waktu lama.

Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Sungai Badak Mati I dan II beserta jalan menuju Desa Lopak Aur, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas masyarakat semakin lancar, serta pertumbuhan ekonomi daerah terus meningkat demi terwujudnya Batang Hari yang lebih maju dan sejahtera.(min)
© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda