Berita Terkini

Audit Forensik Rampung, DPRD Jambi Minta Bank Jambi Segera Pulihkan Kepercayaan Publik

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata.(ist)

MAKALAMNEWS.ID – Selesainya audit forensik terkait insiden serangan siber yang menimpa Bank Jambi menjadi kabar yang dinantikan masyarakat. 

Namun, bagi DPRD Provinsi Jambi, berakhirnya proses audit bukanlah akhir dari persoalan, melainkan awal dari pembuktian nyata bahwa Bank Jambi mampu bangkit, berbenah, dan mengembalikan kepercayaan publik.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, menegaskan bahwa masyarakat saat ini tidak lagi membutuhkan banyak penjelasan terkait insiden yang terjadi. 

Yang paling penting adalah langkah konkret dari manajemen Bank Jambi untuk memastikan keamanan sistem dan pelayanan kepada nasabah tetap terjaga.

Menurut Ivan, seluruh jajaran komisaris dan direksi Bank Jambi harus bekerja lebih keras dalam memulihkan kondisi pasca-insiden siber yang sempat mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap bank pembangunan daerah tersebut.

"Komisaris dan direksi harus bergerak cepat. Fokus sekarang bukan lagi mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana memulihkan kepercayaan masyarakat, memberikan rasa aman dan nyaman kepada nasabah, serta memastikan seluruh sistem benar-benar terlindungi dari ancaman ke depan," tegas Ivan Wirata.

Ia menilai hasil audit forensik harus menjadi landasan penting dalam menentukan kebijakan strategis Bank Jambi, khususnya terkait penguatan teknologi informasi dan sistem keamanan digital.

Menurutnya, manajemen tidak boleh ragu dalam mengambil keputusan terkait masa depan infrastruktur teknologi Bank Jambi. 

Pilihan untuk memperkuat sistem yang ada atau melakukan migrasi ke platform yang lebih modern harus diputuskan berdasarkan aspek keamanan dan keberlanjutan layanan.

"Ini menjadi peringatan keras. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Manajemen harus segera menentukan langkah, apakah tetap menggunakan sistem IT yang lama dengan penguatan maksimal atau beralih ke sistem yang lebih modern dan lebih aman. Yang terpenting adalah proteksi yang kuat untuk masa depan," ujarnya.

Ivan menegaskan, keamanan siber saat ini telah menjadi jantung operasional perbankan modern. 

Oleh karena itu, investasi pada sistem keamanan digital tidak bisa lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan kebutuhan utama yang harus menjadi prioritas.

Selain itu, DPRD Provinsi Jambi juga mendorong Bank Jambi untuk segera menyampaikan roadmap atau peta jalan pemulihan secara terbuka kepada masyarakat. 

Transparansi dinilai menjadi kunci penting dalam menghilangkan spekulasi sekaligus mengembalikan keyakinan nasabah terhadap bank kebanggaan masyarakat Jambi tersebut.

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jambi memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. 

Bank Jambi juga menjadi salah satu motor penggerak pembiayaan UMKM, penyaluran kredit produktif, serta mitra utama pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan.

Karena itu, keberhasilan proses pemulihan Bank Jambi tidak hanya berdampak pada perusahaan semata, tetapi juga berpengaruh terhadap stabilitas dan pembangunan ekonomi Provinsi Jambi secara keseluruhan.

"Masyarakat Jambi masih memberikan kepercayaan dan harapan kepada Bank Jambi. Jangan sia-siakan kepercayaan itu. Jawab dengan kerja nyata, transparansi, profesionalisme, dan sistem keamanan yang jauh lebih kuat. Audit sudah selesai, sekarang saatnya pembuktian," pungkas Ivan.

Momentum pasca-audit forensik ini diharapkan menjadi titik balik bagi Bank Jambi untuk bertransformasi menjadi lembaga perbankan yang lebih modern, lebih aman, lebih profesional, dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di era digital.

Sebab yang dipertaruhkan bukan hanya sistem perbankan, melainkan juga kepercayaan masyarakat Jambi yang selama ini menjadi modal utama Bank Jambi dalam menjalankan perannya sebagai bank pembangunan daerah.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda