Berita Terkini

Usai Bentrokan SAD vs Security PT SAL di Sarolangun, Polisi Perkuat Pengamanan dan Dorong Perdamaian dengan Mediasi

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah memberi arahan pada personel terkait pengamanan bentrok SAD dan security PT SAL.(ist)

MAKALAMNEWS.ID - Keributan antara warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan karyawan PT Sari Aditya Loka (SAL) terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekira pukul 14.00 WIB. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan korban luka di kedua belah pihak.

Pihak kepolisian sebut, konflik dipicu oleh kesalahpahaman saat warga SAD melintas di pos keamanan perusahaan sambil membawa tandan buah segar (TBS). 

Pihak security menduga buah tersebut merupakan hasil pengambilan baru, sehingga terjadi cekcok yang berujung pada keributan.

Sebelumnya juga terjadi permasalahan terkait rekrutmen tenaga kerja di perusahaan tersebut, yang kemudian berkembang menjadi perselisihan di lapangan.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah bilang, saat ini, jajaran Polres Sarolangun bergerak cepat melakukan pengamanan di lokasi kejadian serta mengevakuasi para korban guna mendapatkan penanganan medis secara maksimal. 

Selain itu, langkah-langkah pemulihan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga terus dilakukan agar kondisi tetap aman dan kondusif.

Untuk mengantisipasi eskalasi konflik, pengamanan diperkuat dengan melibatkan sebanyak 96 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi serta penebalan 1 peleton Brimob.

Wendi bilang, pihaknya bersama personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Jambi terus melakukan upaya preemtif dan preventif.

"Polres Sarolangun bersama BKO Polda Jambi terus melakukan langkah preemtif dan preventif, termasuk penggalangan terhadap tokoh SAD, stakeholder terkait, dan pihak perusahaan untuk mendorong penyelesaian melalui jalur mediasi serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," ujarnya.

Wendi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas. Mari bersama-sama kita jaga situasi Kabupaten Sarolangun agar tetap aman dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik," katanya.

Wendi mengatakan, pihaknya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi atau laporan terkait gangguan kamtibmas melalui Polres Sarolangun maupun layanan Call Center Polri di nomor 110.

Dengan langkah pengamanan dan pendekatan persuasif yang terus dilakukan, diharapkan situasi di wilayah tersebut dapat segera terkendali.(wan)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda