Berita Terkini

Sampah Menumpuk di Jalur Aurduri I, Kemas Faried Langsung Koordinasi dengan DLH Usai Terima Laporan Warga

Petugas membersihkan sampah di Jalan Lintas Sumatera sebelum Jembatan Aurduri I, antara Kelurahan Penyengat Rendah dan Kelurahan Teluk Kenali.(min)

MAKALAMNEWS.ID -  Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menunjukkan kepeduliannya terhadap persoalan lingkungan dengan merespon cepat laporan masyarakat terkait penumpukan sampah di sepanjang Jalan Lintas Sumatera sebelum Jembatan Aurduri I, antara Kelurahan Penyengat Rendah dan Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Laporan tersebut diterima Kemas Faried dari warga pada Senin (9/3/2026). 

Menyikapi hal itu, ia langsung berkoordinasi dengan Camat Telanaipura untuk menginstruksikan para lurah agar lebih aktif menangani persoalan sampah di wilayah masing-masing.

"Saya mendapatkan laporan warga bahwa masih ada TPS liar sepanjang jalan menuju jembatan Batang Hari l yang diduga bukan sampah dari warga sekitar, namun warga luar yang tidak bisa di identifikasi secara jelas," ujar Kemas Faried.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah/Mobilisasi Persampahan, Parmono, turun langsung ke lokasi bersama Lurah Penyengat Rendah dan Lurah Teluk Kenali untuk melakukan pembersihan sampah di kawasan tersebut.

"Saya mengucapkan terimakasih sekaligus mensupport Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Lurah, dan RT. Mengingat, penumpukan sampah liar maupun di depo sampah harus kita siapin dengan bijaksana. Faktanya kita masih kekurangan armada," kata Kemas Faried.

Sebelumnya, Kemas Faried telah berkoordinasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi terkait dengan kekurangan armada pengangkut sampah di wilayah Kita Jambi. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pemerintah kota berencana menambah armada pengangkut sampah sekitar 20 unit pada April mendatang.

"Menurut keterangan yang saya dapat bersama pak wali kota dan wawako, Insya Allah April mendapatkan tambahan armada sekitar 20 unit," jelasnya.

Selain itu, Kemas Faried juga mendorong penguatan program Kampung Bahagia. Di mana, setiap RT diharapkan memiliki angkutan sampah berupa bentor untuk mengangkut sampah langsung dari rumah warga.

Ia berharap upaya bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Jambi dapat segera membuahkan hasil sehingga persoalan sampah di Kota Jambi dapat tertangani dengan baik.

"Semoga persoalan sampah di Kota Jambi yang saat ini sedang kita upayakan dengan Pemkot Jambi dapat terealisasi. Terlepas, kita tidak ingin Kota Jambi jadi isu nasional," pungkasnya.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda