MAKALAMNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama aparat keamanan dan instansi terkait mulai mematangkan persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat di Mapolres Tanjab Barat, Senin (9/3/2026).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr H Katamso, Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, perwakilan Dandim 0419/Tanjab, kepala OPD terkait, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah undangan lainnya.
AKBP Maulia Kuswicaksono mengatakan, rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan agenda rutin setiap tahun sebagai langkah awal mempersiapkan pengamanan arus mudik, arus balik, hingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan bersifat kemanusiaan.
Operasi ini bertujuan menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran.
"Walaupun wilayah kita bukan menjadi pusat arus mudik nasional, namun kita tetap harus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan demi kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan mudik dan merayakan Idul Fitri," katanya.
Ia menambahkan, sejumlah potensi kerawanan menjadi perhatian utama dalam Operasi Ketupat, mulai dari kemungkinan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Lokasi-lokasi strategis seperti kawasan wisata, pelabuhan, serta pusat aktivitas masyarakat juga akan menjadi fokus pengamanan selama periode Lebaran.
Selain itu, jalur lintas dari wilayah Ulu hingga Tebing Tinggi turut menjadi perhatian khusus karena memiliki potensi kecelakaan yang cukup tinggi.
Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait tengah melakukan pengecekan untuk menentukan titik-titik rawan kecelakaan guna menekan angka kecelakaan selama Operasi Ketupat 2026.
Sementara itu, Katamso menyampaikan apresiasi kepada Polres Tanjab Barat yang telah menginisiasi rapat koordinasi lintas sektoral tersebut sebagai bentuk kesiapan menghadapi momentum Idul Fitri.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat menjelang hari raya.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Tanjab Barat. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud kehadiran negara di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan menjelang Hari Raya Idul Fitri," kata Katamso.
Dalam kesempatan tersebut, Katamso juga menyoroti sejumlah hal penting yang perlu mendapat perhatian bersama, di antaranya kondisi infrastruktur jalan, pengamanan arus lalu lintas darat maupun laut, serta ketertiban di sepanjang jalur transportasi.
Ia juga meminta instansi terkait memastikan ketersediaan LPG dan bahan pokok penting selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, serta menjamin kesiapan layanan kesehatan di puskesmas dan pustu, khususnya yang berada di jalur lintas timur Sumatera.
Selain itu, potensi kebakaran yang kerap terjadi setiap tahunnya di wilayah Tanjung Jabung Barat juga diminta menjadi perhatian bersama melalui peningkatan sosialisasi dan langkah antisipasi kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Katamso menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Idul Fitri sangat bergantung pada sinergi dan koordinasi yang solid antar seluruh pihak terkait.
“Keberhasilan pengamanan Idul Fitri sangat bergantung pada kolaborasi dan komunikasi yang baik antar seluruh stakeholder,” pungkasnya.(*)

Social Header