MAKALAMNEWS.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi turun langsung meninjau Depo Sampah di Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Senin (9/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan setelah kondisi depo tersebut sempat viral karena terjadi penumpukan sampah hingga meluber ke badan jalan.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bersama Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Umar Faruk turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi depo yang mengalami overload.
Kemas Faried mengatakan, langkah cepat pemerintah kota patut diapresiasi, terutama dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang telah menindaklanjuti pengangkutan sampah di lokasi tersebut.
"Saya mengapresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi. Kemarin untuk DLH Kota Jambi sudah ditindaklanjuti terkait dengan pengangkutan sampahnya. Hari ini juga saya tetap monitoring karena kan masyarakat juga masih membuang sampah yang menyangga dua kecamatan, yaitu Danau Teluk dan Pelayangan, membuangnya di depo tersebut," katanya.
Kemas Faried bilang, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan camat, lurah, serta DLH agar pengangkutan sampah terus dilakukan guna mencegah penumpukan kembali.
Menurut Kemas Faried, dari hasil peninjauan di lapangan ditemukan fakta bahwa salah satu penyebab menumpuknya sampah hingga ke sepanjang jalan adalah kondisi akses jalan menuju area dalam depo yang sudah tidak memadai.
"Fakta di lapangan ketika kami melaksanakan turun, ada keterangan dari masyarakat dan petugas yang di depo, salah satu penyebab bertumpuknya sampah di sepanjang jalan itu karena akses jalan di depo itu sarana prasarananya tidak memadai lagi," ujarnya.
Karena itu, Kemas Faried meminta Dinas PUPR Kota Jambi untuk turun langsung melakukan pengecekan dan kajian terkait kondisi infrastruktur di lokasi tersebut.
"Saya minta kemarin Dinas PUPR untuk turun dan alhamdulillah pagi ini juga sudah turun dari Bina Program dan beberapa jajaran PU untuk berkoordinasi terkait dengan aset dan batasan-batasannya di mana. Nah, baru nanti akan dilakukan kajian teknis terkait dengan upaya perbaikan kalau memang jalan menuju akses ke dalam itu rusak," katanya.
Saat ini, Dinas PUPR Kota Jambi masih berkoordinasi dengan Bagian Aset Pemerintah Kota untuk menentukan luas dan batas aset daerah di area Depo Sampah Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, sebelum dilakukan langkah perbaikan infrastruktur yang diperlukan
Sementara itu, Camat Danau Teluk, Alfin Jalil menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD dan Komisi III DPRD Kota Jambi yang telah turun langsung melihat kondisi depo sampah di wilayahnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Ketua DPRD dan bapak Umar Faruk yang kemarin sudah turun langsung meninjau lokasi depo sampah di Olak Kemang," ujarnya.
Ia menjelaskan, penumpukan sampah terjadi karena beberapa faktor, diantaranya infrastruktur depo yang tidak mendukung serta meningkatnya jumlah warga dari dua Kecamatan yakni, Danau Teluk dan Kecamatan Pelayangan yang membuang sampah di lokasi tersebut.
Selain itu, keterbatasan armada pengangkut sampah juga menjadi salah satu penyebab penumpukan.
Camat Alfin Jalil berharap dengan dorongan dari DPRD Kota Jambi, persoalan depo sampah dan keterbatasan armada di Olak Kemang dapat segera teratasi sehingga pelayanan kebersihan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.(min)

Social Header