MAKALAMNEWS.ID - Tidak lama lagi di Kota Jambi akan beroperasi rumah sakit yang mempunyai peralatan cukup lengkap. Yakni Rumah Sakit (RS) Adhyaksa.
Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi mengatakan, kejaksaan menghadirkan terobosan baru dalam layanan kesehatan dengan menyiapkan ambulans apung, fasilitas yang belum pernah ada sebelumnya di Provinsi Jambi.
Menurutnya, ambulans apung ini akan siaga di kawasan perairan sekitar rumah sakit untuk menjangkau pasien yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Batanghari.
Dikatakan Sugeng Hariadi, keberadaan ambulans apung menjadi bagian penting dari konsep pelayanan RS Adhyaksa yang menyesuaikan karakter geografis Kota Jambi, khususnya wilayah Seberang Kota.
Rumah Sakit Adhyaksa kata Sugeng memang berstatus Tipe C. Namun, pelayanan dan fasilitasnya kami siapkan setara rumah sakit Tipe B.
"Ambulans apung ini menjadi salah satu keunggulan utama, karena masyarakat di kawasan sungai membutuhkan akses cepat ke layanan medis," kata Sugeng Hariadi saat berbincang bersama sejumlah pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang diketuai Mukhtadi Puteranusa.
Sugeng bilang, Rumah Sakit Adhyaksa Jambi berlokasi di Jalan H. Tomok, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, tepat di kawasan Seberang Kota dan berdekatan langsung dengan Sungai Batanghari.
Lokasi strategis ini menjadikan ambulans apung sebagai solusi nyata bagi warga yang selama ini bergantung pada transportasi sungai.
Dijelaskan Sugeng, pembangunan fisik RS Adhyaksa Jambi nyaris rampung sepenuhnya.
Saat ini, pihaknya hanya melengkapi beberapa peralatan medis serta mempersiapkan tenaga dokter yang SDM nya diatur dari pusat.
Untuk tahap awal, manajemen rumah sakit akan mendatangkan dokter dari Jakarta sembari menyiapkan dokter-dokter lokal Jambi.
"Rumah sakit ini sudah mulai menerima pasien, meskipun masih dalam tahap finalisasi operasional internal," ujarnya.
Bahkan, rumah sakit ini nantinya akan menerima pasien yang mempunyai kartu BPJS Kesehatan. "70 persen untuk masyarakat umum," katanya.
RS Adhyaksa Jambi diharapkan menjadi jawaban atas keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayah Seberang Kota Jambi, sekaligus membantu mengurangi beban rumah sakit-rumah sakit besar di pusat kota.
Sugeng menjalaskan, Rumah sakit ini memiliki sekitar 100 tempat tidur, didukung fasilitas modern seperti ICU, PICU, NICU, ruang isolasi, sistem gas medis terintegrasi, tata udara berstandar rumah sakit, serta tenaga kesehatan dengan standar pelayanan yang lebih maju.
Dengan kelengkapan tersebut, RS Adhyaksa Jambi menargetkan layanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas, terutama bagi masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan akses transportasi.
Kehadiran RS Adhyaksa Jambi, ditambah dengan ambulans apung sebagai ikon layanan, menjadi angin segar bagi dunia kesehatan di Provinsi Jambi.
Rumah sakit ini tidak hanya menambah jumlah fasilitas, tetapi juga membawa pendekatan pelayanan yang lebih adaptif terhadap kondisi daerah.
Pertemuan antara Kajati Jambi dan pengurus SMSI yang diketuai Mukhtadi Putra Nusa berlangsung penuh keakraban. Mukhtadi didamping pengurus lainya, Pirma Satria, Rahimin, Wisman, Safi’i, Irwansyah, sabar dan Nia serta yang lainya.
Sugeng Hariadi mengenang masa tugasnya di Jambi pada tahun 2008 silam. Ia mengaku tidak asing dengan dunia pers dan masih mengenal satu per satu pengurus SMSI yang hadir.
“Saya pernah bertugas di Jambi 15 tahun lalu. Rasanya seperti pulang ke rumah. Bahkan, wartawan seperti Rahimin dan Pipin sudah saya kenal cukup lama," katanya sembari tertawa.(min)

Social Header