Berita Terkini

Muaro Jambi Raih 2 Penghargaan Warisan Budaya Tak Benda di HUT ke-69 Jambi, Jun Mahir: Bukti Kuatnya Kearifan Lokal

Gubernur Jambi Al Haris untuk Muaro Jambi yang diterima Wabup Junaidi H Mahir.(ist)

MAKALAMNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kebudayaan. 

Pada rangkaian Malam Keagungan Melayu 2026 “Kalavibhaga: Sang Kala Jejak Melayu Jambi” dan Gerakan Jambi Berpantun, Kabupaten Muaro Jambi berhasil meraih dua sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-69 Tahun 2026 yang digelar di Taman Mini Budaya, Kota Jambi, Selasa (6/1/2026) malam.

Dua warisan budaya Muaro Jambi yang resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yakni Lukah Gilo dari Desa Baru dan Tonel dari Desa Tebat Patah. 

Penetapan ini menjadi bukti kuatnya kearifan lokal masyarakat Muaro Jambi yang kaya akan tradisi seni dan adat istiadat bernilai luhur.

"Pengakuan ini menegaskan nilai kearifan masyarakat Muaro Jambi yang kaya akan tradisi seni dan tata adat yang sarat makna," ujar Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H Mahir.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada para maestro dan pelaku seni yang selama ini berjasa menjaga dan melestarikan kesenian daerah yang hampir punah. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para pegiat budaya dalam menjaga identitas budaya lokal.

Junaidi Mahir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pegiat budaya, pemangku adat, serta jajaran pemerintah daerah yang telah berperan aktif dalam proses pengusulan hingga penetapan WBTB tersebut.

"Terima kasih kepada para pemangku adat yang selama ini menjadi benteng pelestarian adat dan budaya. Diharapkan ke depan semakin aktif menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya daerah," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya menjaga keaslian budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi. 

Ia mengapresiasi dedikasi para pelaku seni dan budaya yang konsisten melestarikan kekayaan budaya Jambi.

"Budaya-budaya lokal di Jambi sangat kaya dan beragam. Kita harus terus memberikan apresiasi kepada para pelaku seni dan budaya yang menjaga keaslian ini. Ini menunjukkan bahwa budaya Jambi sangat kuat dan mampu bertahan," ujar Al Haris.

Dengan diraihnya dua sertifikat Warisan Budaya Tak Benda, Kabupaten Muaro Jambi semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang konsisten menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya Melayu Jambi sebagai identitas dan aset pembangunan daerah.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews