Berita Terkini

Demo ke DPRD Kota Jambi, Aliansi Masyarakat Adat Melayu Jambi Minta Helen’s Play Mart Ditutup

Aliansi Masyarakat Adat Melayu Jambi Bersatu mendatangi DPRD Kota Jambi menyuarakan penolakan keberadaan Helen's Play Mart.(min) 

MAKALAMNEWS.ID - Penolakan terhadap keberadaan tempat hiburan malam Helen's Play Mart, yang berada di kawasan WTC Kota Jambi terus berlanjut.

Sejumlah orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Melayu Jambi Bersatu mendatangi DPRD Kota Jambi, Senin (12/1/2026) pagi untuk menyuarakan penolakan keberadaan Helen's Play Mart dan meminta tempat hiburan tersebut ditutup permanen.

Ahmad Syukri orator dalam aksi tersebut mengatakan, Helen's Play Mart dinilai sudah melenceng dari nilai-nilai adat, norma agama, dan kearifan lokal masyarakat Melayu Jambi.

"Kita tidak anti usaha, tetapi kami menolak keras segala bentuk hiburan malam yang berpotensi merusak moral generasi muda dan mencederai marwah adat Melayu Jambi," katanya.

Ahmad Syukri bilang, Kota Jambi dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi falsafah adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah. 

Namun, keberadaan Helen's Play Mart yang dinilai bebas dan tidak terkendali justru dianggap bertolak belakang dengan identitas tersebut.

Menurutnya, jika Helen's Play Mart dibiarkan beroperasi, bisa memicu berbagai persoalan sosial, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan minuman keras, hingga potensi gangguan ketertiban umum.

"Kami khawatir generasi muda Jambi akan kehilangan arah jika pemerintah menutup mata. Ini bukan sekadar soal izin, tapi soal tanggung jawab moral dan sosial," katanya tegas.

 Aliansi Masyarakat Adat Melayu Jambi Bersatu mendesak Pemerintah Kota Jambi, DPRD Kota Jambi, aparat penegak hukum, serta tokoh adat dan agama untuk bersikap tegas. 

Mereka juga meminta agar evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap izin operasional Helen's Play Mart, hingga penutupan jika terbukti melanggar aturan dan norma yang berlaku.

Apa yang dilakukan  Aliansi Masyarakat Adat Melayu Jambi Bersatu ini, kata Ahmad Syukri, bentuk kepedulian masyarakat adat terhadap masa depan Jambi, bukan kepentingan kelompok tertentu.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews