MAKALAMNEWS.ID – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat terhadap mantan Wali Kota Jambi Syarif Fasha, mendapatkan perhatian dari pengamat politik dan pemerintahan UIN STS Jambi, Dr Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si, MM.
Dalam komentarnya, pengamat yang dikenal kritis terhadap pemerintah ini menyatakan bahwa aksi demo merupakan hal yang wajar dalam sebuah sistem demokrasi.
"Wajar saja, silakan saja, mau demo tak pusing juga. Bisa saja nanti ada yang kena demo berjilid-jilid, dugaan kasus rumah sakit dulu, arsipnya lengkap," katanya lewat rilis yang dikirim ke media ini.
Pengamat Kritik Pelantikan Pejabat Pemkot Jambi, Dinilai Sarat Kedekatan Bukan Profesionalisme
Namun, Dedek mengingatkan agar aksi tersebut tidak berujung pada upaya memaksakan kehendak yang dapat menekan aparat hukum untuk mengkriminalisasi figur-figur yang telah berjasa bagi Kota Jambi termasuk bagi karir wali kota saat ini, Maulana.
"Saya pikir Pak Fasha tahu, semua sudah dalam benaknya. Aktor intelektualnya pun bisa dibaca, semudah membaca buku," ungkapnya.
Lebih lanjut, sang doktor ini memberikan pesan kepada aktor intelektual semua ini.
Ia menekankan pentingnya untuk fokus pada kinerja dan kontribusi mereka, agar tidak muncul penilaian negatif dari masyarakat yang menganggap mereka tidak mampu bekerja. "Rating Fasha tinggi, malah marah," katanya.
Dengan pernyataan ini, diharapkan semua pihak dapat merenungkan kembali dan menjaga suasana demokrasi yang sehat di Kota Jambi.(*)

Social Header