Kali ini, Direktur Penikmat Alam Jambi, Dr Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si, MM, memberikan kritikan tajam terhadap cara kerja Wali Kota Jambi dalam menangani masalah banjir yang kerap melanda kota ini.
Dalam pernyataannya, pria yang juga merupakan pengamat Kebijakan Publik tersebut menyoroti bahwa organisasi nirlaba yang dipimpinnya, Penikmat Alam, memiliki fokus pada kebijakan pembangunan yang berkaitan dengan bentang alam dan sungai di perkotaan.
Dr Dedek menilai, pendekatan wali kota yang terlalu banyak mengandalkan rapat dan seminar tidak efektif dalam menangani masalah banjir.
"Daripada mengumpulkan Lurah untuk ikut seminar, lebih baik mengajak mereka untuk menggerakkan gotong royong membersihkan drainase dan anak sungai di Kota Jambi," ujarnya Lewat rilis yang diterima media ini, Rabu (14/5/2025).
Ia menekankan pentingnya tindakan nyata di lapangan untuk mencegah meluasnya titik banjir.
Lebih lanjut, Dr Dedek memperingatkan bahwa jika cara kerja wali kota tetap seperti ini, maka pada tahun depan, saat musim penghujan tiba, jumlah titik banjir di Kota Jambi diprediksi akan meluas menjadi 58 titik, dari yang saat ini hanya sekitar 30 titik.
"Kita perlu tindakan yang lebih konkret dan kolaboratif untuk mengatasi masalah ini," tambahnya.
Kritikan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait agar segera mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam penanganan banjir di Kota Jambi, demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.(*)
Social Header