Berita Terkini

Pengamat Pemerintahan: Kepemimpinan Wali Kota Jambi Maulana jadi Beban Masyarakat

Dr Dedek Kusnadi Pengamat Pemerintahan.(ist)

MAKALAMNEWS.ID - Bukan kepeminpinan Transformatif kata Dr Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si, MM seorang pengamat pemerintah dari UIN STS Jambi mengungkapkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Wali Kota Jambi Maulana. 

Menurutnya, sejumlah kebijakan yang diambil oleh Maulana justru menjadi beban bagi masyarakat Kota Jambi.

Satu kebijakan yang disoroti adalah pemilihan Rukun Tetangga (RT) baru-baru ini yang diwajibkan untuk diselenggarakan warga, namun pembiayaan sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat. 

"Hal ini jelas menjadi beban bagi keuangan masyarakat. Masyarakat harus menggunakan kas RT yang terbatas untuk pemilihan, dan jika tidak, calon yang mendaftar harus menanggung biaya dalam bentuk iuran," kata Dedek lewat rilis yang diberikan pada medi aini.

Dedek juga mempersoalkan pelaksanaan retreat para ketua RT yang baru-baru ini diadakan. 

Ia menilai, dengan jumlah 1600 RT yang diberikan materi dalam satu tenda, efektivitas pembelajaran sangat diragukan. 

"Orang yang mengerti manajemen kelas tahu bahwa cara seperti ini tidak akan menghasilkan apa-apa. Para ketua RT diwajibkan untuk mengikuti retreat, tetapi bahkan seragam pun tidak mampu disediakan oleh pemerintah kota," katanya.

Dedek menekankan, gaya kepemimpinan Maulana dapat membawa Kota Jambi kehilangan arah dan tujuan yang jelas. 

"Kepemimpinan yang tidak terencana dan tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat hanya akan menambah masalah, bukan menyelesaikannya," katanya.

Kritik ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah kota untuk mengevaluasi kebijakan yang ada dan lebih mendengarkan aspirasi masyarakat demi kemajuan Kota Jambi ke depan.(*) 

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda