Berita Terkini

Peningkatan Jalan Nasional di Jambi, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi

Jalan nasional ke Bandara Sultan Thaha di Kota Jambi dalam kondisi bagus.

MAKALAMNEWS.ID - Jambi sebagai satu provinsi strategis di Pulau Sumatera, terus berbenah diri untuk menjadi daerah yang berdaya saing tinggi. 

Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan nasional, sebagai salah satu prioritas utama dalam mendorong transformasi daerah, termasuk di Provinsi Jambi.

Data yang diperoleh dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi Ibnu Kurniawan, total panjang jalan nasional di Jambi berdasarkan SK Jalan Nasional tahun 2022 sepanjang 1.318,90 km.

Untuk distribusi jalan nasional di berbagai kabupaten/kota di Jambi, rinciannya, Kota Jambi sepanjang 76,00 km. Kota Sungai Penuh 132,05 km, Muaro Jambi 130,47 km, Batanghari 159,38 km, Tanjung Jabung Barat 200,22 km, Tanjung Jabung Timur 61,93 km,  Tebo 115,49 km, Bungo 123,40 km, Kerinci 38,76 km, Merangin 153,07 km, dan Kabupaten Sarolangun sepanjang 128,19 km.

Untuk kondisi jalan nasional di Provinsi Jambi pada Semester I Tahun 2024 sebagai berikut, kondisi baik sepanjang 567,4 km, sedang 642,9 km, rusak ringan 86,9 km, rusak berat 17,5 km dengan kemantapan jalan 92,06%.

Semester II tahun 2024, kondisi jalan nasional di Provinsi Jambi, dalam kondisi baik sepanjang 686,2 km, sedang 562,9 km, rusak ringan 55,4 km, rusak berat 11,0 km, dengan kemantapan jalan 94,95%.

Sementara, status jalan yang strategis, seperti Jalan Lintas Timur Sumatera atau proyek jalan tol, seperti yang berada di Jalan Lintas Timur Sumatera sepanjang 213,761 km, dalam kondisi baik sepanjang 112,575 km, sedang 86,886 km, rusak ringan 4,300 km, dengan kemantapan jalan 97,99%.

Untuk kondisi Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino Seksi 3, Provinsi Jambi, berdasarkan pengujian International Roughness Index (IRI) sepanjang 15,47 km didapatkan nilai kondisi jalan 100% Kondisi Baik (Mantap).

Sedangkan jalan nasional yang terhubung dengan jaringan jalan di provinsi, kabupaten dan kota dikategorikan menjadi 4 jalur lintas, sebagai berikut:

Jalan Lintas Timur Sumatera sepanjang 209,46 km dengan kemantapan jalan S1 2024: 97,99%, Jalan Lintas Tengah Sumatera sepanjang 237,26 km dengan kemantapan jalan S1 2024: 97,96%, Jalan Lintas Penghubung sepanjang 350,39 km dengan kemantapan jalan S1 2024: 85,79%; dan Jalan Non Lintas sepanjang 413,20 km dengan kemantapan jalan S1 2024: 91,76%.

Ibnu Kurniawan menjelaskan, jalan nasional juga menghubungkan daerah ke pelabuhan penting seperti Pelabuhan Talang Duku atau Bandara Sultan Thaha.

Rinciannya, panjang jalan nasional ke Pelabuhan Talang Duku adalah 8,81 km dari Kota Jambi. Panjang jalan nasional ke Bandara Sultan Thaha adalah 10 km dari Kota Jambi.

Panjang jalan nasional ke pelabuhan Ro-Ro Kuala Tungkal 144 km dari Kota Jambi. Serta panjang jalan nasional ke pelabuhan Muara Sabak 54,7 km dari Kota Jambi.

Fondasi Penting Percepat Pertumbuhan Ekonomi


Dari data tersebut, menurut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi Ibnu Kurniawan, peningkatan kualitas dan konektivitas jalan nasional menjadi fondasi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Jambi. 

Ibnu menjelaskan, jalan-jalan tersebut tidak hanya menghubungkan wilayah-wilayah utama di dalam provinsi, tetapi juga menjadi jalur vital untuk distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan komoditas unggulan lainnya.

Selain, dampak ekonomi sangat terasa dari jalan nasional yang baik yakni konektivitas antar wilayah. 

Seperti, bagaimana jalan nasional mempermudah transportasi barang, jasa, dan orang antar kabupaten/kota di Jambi.

Dijelaskannya, jalan merupakan prasarana untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dalam hal perpindahan barang, jasa, dan orang. 

Jalan nasional menghubungkan antar kabupaten/kota


Selain itu, jalan nasional mendukung jalur logistik nasional dan menghubungkan antar kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

"Secara fungsi saat ini jalan nasional telah terhubung ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, serta selalu dilakukan pemeliharaan (preservasi)  jalan  berupa  penanganan  pemeliharaan rutin hingga penanganan rekonstruksi pada setiap tahun untuk menjaga kualitas jalan," katanya kepada makalamnews.id, Jumat (6/12/2024). 

Bahkan, kata Ibnu, jalan nasional juga telah menghubungkan titik-titik simpul transportasi seperti bandara, terminal, Pelabuhan, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan pusat-pusat kegiatan nasional serta wilayah.

"Dengan telah tersedianya akses jalan nasional, provinsi, kabupaten dan kota yang saling terhubung pada titik-titik simpul transportasi, jalan nasional di Provinsi Jambi dipastikan telah berperan dalam mendukung sektor perdagangan, terutama untuk komoditas utama seperti kelapa sawit, karet, dan minyak bumi. Dengan terjaganya kualitas dari jalan dapat menurunkan cost logistic dalam alur transportasi komoditas utama dari lokasi bahan baku hingga tangan customer," ujarnya.

Investasi dan Pariwista  

Ibnu Kurniawan bilang, jalan nasional juga berperan dalam menarik investasi di Jambi.

Yakni, telah adanya jalan akses yang didukung dan dihubungkan juga dengan jalan nasional ke Candi Muaro Jambi dan tempat-tempat pariwisata di Jambi. 

Selain itu jalan nasional sudah terhubung dengan simpul-simpul transportasi guna menunjang kemudahan alur barang dan jasa sehingga diharapkan dapat menarik investasi akibat terhubungnya konektivitas industri, perdagangan, Perkebunan, pertanian dan sektor lainnya

Bahkan, dalam rangka akses destinasi wisata Candi Muaro Jambi dan Danau Kerinci, jalan nasional telah memberikan dukungan akses ke lokasi prioritas pariwisata di Provinsi Jambi. 

Di mana, seluruh jalan nasional di Provinsi Jambi selalu dilakukan peningkatan dan pemeliharaan sesuai dengan kondisi jalan nasional dengan menggunakan prioritas serta mempertimbangkan kemampuan pendanaan APBN dan mengupayakan pendanaan lain dalam mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Bahkan, untuk menunjang semua itu, proyek jalan nasional strategis di Jambi sudah dilakukan, seperti pembangunan jalan tol Jambi atau pelebaran jalan lintas.

Pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino Seksi 3 telah selesai dilaksanakan dan telah beroperasi. 

Selain itu terdapat Proyek Strategis nasional lainnya yaitu Pembangunan Jalan Tol Jambi – Rengat yang pada saat ini masih berproses dalam penyiapan perencanaan konstruksi serta skema pendanaannya.

 Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino 


Kontribusi Jalan Nasional terhadap Daya Saing Provinsi Jambi

• Peningkatan Indeks Logistik dan Infrastruktur

Berdasarkan data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Provinsi Jambi menunjukkan peningkatan dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dengan peningkatan skor Indeks Daya Saing Daerah dari 2,99 pada 2022 menjadi 3,25 pada 2023, dan mendapatkan skor 2,38 pada pilar 2 yaitu infrastruktur pada 2023 yang mana pada 2022 memperoleh skor 2,06. 

Peningkatan ini menunjukkan bahwa Provinsi Jambi telah siap untuk memperkuat saya saingnya dengan strategi-strategi yang dapat meningkatkan daya saing Jambi dalam pertumbuhan ekonomi Jambi semakin berkelanjutan. (sumber: https://www.brin.go.id/drid/page/indeks-daya-saing-daerah)

Dengan demikian meningkatkan kualitas dan layanan pada bidang infratruktur khususnya jalan nasional ke titik-titik simpul transportasi seperti pelabuhan, bandara, dan terminal akan selalu dilakukan dengan harapan dapat terus meningkatkan daya saing provinsi khususnya di bidang logistik.

• Aksesibilitas Wilayah Terpencil

Jaringan jalan nasional telah terhubung dengan seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi serta jaringan jalan provinsi dan kabupaten/kota sehingga keterpaduan jaringan jalan tersebut meningkatkan aksesibilitas untuk menjangkau daerah-daerah terpencil di Provinsi Jambi yang diharapkan dapat mendorong ekonomi wilayah-wilayah terpencil dalam menunjang pergerakan barang dan jasa yang menurunkan biaya logistik.

• Efisiensi Transportasi

Kualitas Jalan Nasional yang baik pastinya menjadi faktor utama dalam upaya menurunkan biaya logistik sehingga pada setiap tahunnya BPJN selalu melakukan pemeliharaan/perbaikan jalan untuk menjaga kualitas dan aksesibilitas pada jaringan jalan nasional Provinsi Jambi.

Visi Masa Depan Jalan Nasional di Jambi

Ibnu Kurniawan menjelaskan, rencana BPJN Jambi dalam upaya peningkatan kapasitas dan kualitas jalan nasional di Provinsi Jambi dengan melakukan pemeliharaan jalan dan jembatan nasional pada setiap tahunnya dengan penanganan preservasi jalan.

Sehingga diharapkan dapat memenuhi kemantapan jalan 100% yaitu dengan menangani jalan nasional yang saat ini masih dalam kondisi rusak adalah dengan memprogramkan rencana penanganan berdasarkan kondisi jalan nasional dengan menggunakan prioritas pendanaan APBN dan mengupayakan pendanaan lain salah satunya seperti pendanaan dengan sumber SBSN. 

Jalan nasional menghubungkan antar kabupaten/kota


Kemudian mendorong pemenuhan aksesibilitas dan kapasitas pada jalan nasional yang perlu ditingkatkan.

Visi Jambi untuk menjadi provinsi unggulan di Sumatera dengan mempercepat pembangunan infrastruktur khususnya jalan nasional dengan selalu melakukan peningkatan serta pemeliharaan jalan nasional dengan target mantap 100%, Aksesibilitas yang terpenuhi, pemenuhan jalan yang berkeselamatan dan green construction yang dapat mendukung upaya pembangkitan pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, pengembangan sistem transportasi berbasis jalan nasional, seperti angkutan massal atau jalan tol berteknologi canggih.

"Integrasi tranportasi modern diharapkan dapat terpenuhinya aksesibilitas jalan nasional dengan simpul-simpul transportasi seperti bandara, pelabuhan dan terminal sehingga dapat memberikan dukungan dalam sistem tranportasi. Kemudian juga mengupayakan tersambungnya Tol di Provinsi Jambi yang merupakan Back Bone dari trase Jalan Tol Pulau Sumatera," ujarnya.(rahimin)

© Copyright 2022 - MakalamNews