Berita Terkini

Siswa Menangis Saat Ansori Motivasi Siswa Madrasah Aliyah Tarbiyah Ketika Gelar Reses di Bungo

Anggota DPRD Provinsi Jambi Ansori saat memberi motivasi pada siswa Madrasah Aliyah Tarbiyah Tanjung Agung.

MAKALAMNEWS.ID - Anggota DPRD Provinsi Jambi Ansori memanfaatkan masa reses dengan memberi motivasi pada siswa Madrasah Aliyah Tarbiyah Tanjung Agung.

Hal itu dilakukannya saat reses di Kabupaten Bungo, Senin (2/12/2024).

Kehadiran Ansori langsung disambut Ketua Yayasan dan kepala sekolah dan ratusan siswi yang juga santri pada yayasan Tarbiyah Islamiyah.

Ansori meminta santri agar tidak banyak bersantai dalam menuntut ilmu, karena hanya orang-orang rajin, pekerja keraslah yang memiliki masa depan yang cemerlang.

Ansori juga menceritakan latar belakang dirinya yang bukan siapa-siapa dan dari orang biasa-biasa saja. 

Namun, mantan jurnalis ini hanya memiliki tekad yang kuat Ia mampu menyelesaikan pendidikannya hingga sarjana.

"Saya dulu sama seperti adik-adik, tidak memiliki orang tua yang berada. Ibu hanya petani dan buruh. Ayah sudah tiada ketika saya berumur tiga tahun. Saat itu ibu saya sempat melarang saya sekolah karena tidak memiliki uang, tapi saya memiliki kemauan keras untuk terus sekolah. Alhamdulillah Tuhan memberi saya jalan hingga saya bisa menyelesaikan kuliah walau sempat terseok-seok," katanya.

Mendengar cerita Ansori, ratusan siswa sempat menangis. Apalagi ketika Ansori meminta dan menekankan para santri ini untuk menyayangi kedua orang tuanya.

"Berbahagialah adik-adik yang masih memiliki orang tua, sayangi mereka, ketemu orang tua peluk dan cium mereka. Teruslah minta doa ridho mereka, karena satu kunci sukses kita dimasa depan ada pada doa orang tua kita. Bagi yang tidak memiliki orang tua, teruslah kirim doa, panjatkan dalam setiap solat kita, agar semua doa mereka diampuni dan mereka ditempatkan ditempat yang mulia di sisi Allah," katanya disambut isak tangis siswi.

Ketua yayasan meminta agar Ansori dapat membantu sarana dan prasarana yang masih kurang.

"Memang, kalau kita boleh jujur, masih banyak sarana pendidikan kita yang masih tidak layak. Seperti kondisi ruang belajar, meja kursi yang tidak layak, saya Insya Allah akan terus mencoba untuk membantu itu semua dengan kemampuan dan kapasitas saya," jawab Ansori.

Reses akhir 2024 ini dilakukan Ansori di tiga kecamatan. Yakni, Pelepat, Muko Muko dan Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas.(*)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda