Berita Terkini

Debat di Luar Jadwal, Pengamat: Hanya Timbulkan Polarisasi dan tak Berdampak Elektoral

Ilustrasi debat

MAKALAMNEWS.ID - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Politik Regional (LKPR) Dr Noviardi Ferzi menegaskan  fenomena debat di luar jadwal yang dilaksanakan berbagai organisasi akan menimbulkan pembelahan (polarisasi) masyarakat dan tidak berdampak terhadap peningkatan keterpilihan pasangan calon.

"Soal debat diluar jadwal KPU sebaiknya dihindari, karena hanya akan menimbulkan polarisasi dan lagian tidak berdampak pada keterpilihan calon," katanya. 

Menurutnya, berbeda dengan debat pada yang dilaksanakan KPU, karena wajib, debat punya dampak dan mengedukasi pemilih. Hal ini karena animo masyarakat yang menyaksikan debat cukup tinggi.

Meski animo tinggi, menurut Noviardi, secara elektoral debat tidak berdampak terhadap pasangan calon.

Noviardi Ferzi menilai, kondisi itu akibat polarisasi pemilih terhadap kedua pasangan calon kepala daerah baik itu bupati atau wali kota.

"Kenapa itu dipaksakan debat diluar jadwal, karena masing-masing pemilih sudah memiliki preferensi politik. Masing-masing mencari pembenaran berdasarkan perspektif dan cara pandang, inikan bahaya meruncingkan polarisasi," kata peneliti politik senior itu di Jambi, Sabtu (21/9/2024) siang tadi.

Sepanjang masih terjadi polarisasi, kata Noviardi, debat yang digelar organisasi tidak akan efektif terhadap tingkat keterpilihan calon.

Noviardi mengusulkan perubahan format debat, misalnya dengan menghilangkan simpatisan yang menonton langsung pelaksanaan debat.

Selain itu Noviardi juga mengusulkan panelis debat tidak hanya mengelaborasi persoalan yang dihadapi bangsa terhadap pasangan calon, namun lebih mengutamakan solusi yang bisa diberikan jika nanti terpilih. Bukan sebatas arogansi bahwa diri paling pintar atau paling hebat.(*)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda