Berita Terkini

Fenomena Pemimpin Pencari Kerja di Pilwako Jambi, Anomali Kelas Atas yang Tak Berkualitas

Dr Dedek Kusnadi Pengamat Politik dan Kebijakan Publik

MAKALAMNEWS.ID - Pengamat Politik dan Kebijakan Publik (Politics and Public Policy) Dr Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si, MM kembali memberikan pandangan tentang Pilwako Jambi 2024. 

Menurut pengamat top Jambi itu di Pilwako Jambi terjadi fenomena sosial berupa pemimpin pencari kerja (job seeker). Mereka menjadikan jabatan wali kota dan wakil wali kota sebagai lahan pekerjaan.

"Fenomena job seeker ini ironi demokrasi di negara berkembang. Jabatan politik yang sebenarnya pengabdian dijadikan pekerjaan. Di mana, kaum mapan butuh pekerjaan sekaligus pekerjaan, jadi butuh kecerdasan pemilih untuk tidak memilih pemimpin yang pengangguran ini," kata Dosen Ilmu Pemerintahan yang post doktoralnya di Jerman tersebut, Kamis (1/8/2024) pagi lewat rilisnya.

Menurut akademisi UIN STS Jambi ini, seorang mantan wakil wali kota ketika tak menjabat, secara formal ia tak punya pekerjaan lagi, profesi dokter sudah tak dijalani lagi, dosen di kampus sendiri juga tak pernah mengajar, layak disebut pencari kerja (job seeker), karena tak punya pekerjaan alias pengangguran.

Selanjutnya, ada anak muda, tak punya status kerjaan, kebetulan anak orang kaya, lalu, dicalonkan sebagai sebagai calon kepala daerah, maka, statusnya juga pencari kerja alias pengangguran yang butuh kerjaan.

Hal-hal seperti ini menurut Dedek Kusnadi pantas dikritisi oleh kalangan akademis, sebagai anomali kelas atas yang tak berkualitas. Hanya, karena punya kapital yang besar mereka mencari kerja sebagai kepala daerah.(*)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda