MAKALAMNEWS.ID - Lautan massa yang memenuhi acara deklarasi pasangan H Abdul Rahman dan H Andi Muhammad Guntur (HAR TU Lah) sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi dinilai pengamat politik Dr Noviardi Ferzi akan memberi efek psikologis pada pesaingnya.
Efek psikologi yang dimaksudnya, berupa kepanikan dan kegelisahan dari pendukung calon wali kota lainnya.
Kepanikan ini lahir ketika realitas yang muncul jauh dari ekspestasi mereka yang selama terlalu percaya diri (Over Confidence), ketika realitas berlawanan dengan ego mereka, maka ini akan memukul mental khususnya tim sukses.
"Deklarasi pasangan HAR TU Lah yang dipenuhi massa malam ini bisa memberi efek psikologi berupa pukulan mental, karena realitas politik berlawanan dengan ego mereka," kata Noviardi Ferzi, Sabtu (17/8/2024) malam di Jelutung.
Bahkan, Noviardi juga menambahkan, suksesnya acara deklarasi HAR TU Lah akan menimbulkan Brand Wagon Effect yaitu efek psikologi massa untuk ikut-ikutan memilih pasangan yang bersangkutan.
Menurutnya, efek inilah yang lazim disebut sebagai elektabilitas atau keterpilihan seorang calon dalam Pilkada.
"Membludaknya massa akan melahirkan gejala psikologi massa berupa Brand Wagon Effect. Di mana, akan lahir kecendrungan masayarakat mengikuti pilihan orang lain, karena suatu momentum, ini yang akan mendorong elektabilias HAR TU Lah makin meningkat nantinya, mereka mampu menciptakan momentum, untuk orang terpengaruh," ujarnya.
Sebagai catatan deklarasi pasangan HAR TU Lah, Sabtu (17/8/2024) di lapangan Dwayana Hamsah diperkirakan dihadiri lebih dari 10 ribu orang terdiri dari ibu - ibu, milenial, Gen Z, anak muda dan pria tua dan muda.
Mereka berteriak menyatakan keberlanjutan pembangunan untuk Kota Jambi.(*)

Social Header