Pengamat Politik Dr Dedek Kusnadi
MAKALAMNEWS.ID - Pengamat Politik UIN STS Jambi Dr Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si, MM mengutip satu ungkapan dari Alfie Kohn yang menyatakan "Anak muda belajar bagaimana membuat keputusan yang baik dengan membuat keputusan, bukan dengan mengikuti arahan."
Kata-kata dari penulis Bavaria, Jerman ini
menurutnya relevan untuk mengambarkan klaim kalau Diza Hazra sebagai bagian
kaum milenial.
"Anak muda seharusnya belajar membuat
keputusan, bukan sekedar mendengar arahan. Jika hanya mendapat arahan seseorang
tak merepresentasikan kaum muda. Jika jumpa saya ingin tanya sama Bro Diza,
maju jadi bakal calon wakil wali kota atas keinginan siapa, ia harus jawab itu.
Sebab, tak cukup dengan usia muda mengklaim diri mewakili kaum milenial," kata
pengamat top Jambi di pelataran parkir RSIA Annisa Jelutung, Jumat (25/7/2024)
kemarin.
Kritikan ini menurut Dedek Kusnadi bagian dari
motivasi bagaimana anak muda Jambi harus belajar membuat keputusan sendiri
tanpa diminta oleh orang lain.
Sebab, tidak semua kaum milenial diuntungkan dengan
status muda yang mereka miliki, justru tanpa visi dan jati diri yang kuat
mereka justru akan menjadi generasi strawbery.
“Tanpa visi dan jati diri, milenial akan menjadi generasi
strawbery. Buah yang jika dicuci atau dibersihkan malah rusak atau busuk. Nah,
jangan sampai adik saya Diza jadi strawbery gen, karena dorongan atau keinginan
pihak lain maju di Pilwako Jambi, justru rusak tak berkembang, ini yang harus
mereka pahami," pungkasnya.(*)

Social Header