Berita Terkini

Imigrasi Kelas I TPI Jambi Kembali Lakukan Eazy Pasport, Kali Ini untuk Pengurus SMSI Jambi

Proses pembuatan paspor oleh petugas Imigrasi Jambi

MAKALAMNEWS.ID - Petugas Kantor Imigrasi Jambi kembali melakukan program Eazy Pasport bagi masyarakat, komunitas, organisasi, kampus, sekolah atau RT yang akan mengajukan permohonan antara 20-50 orang.

Kali ini Imigrasi melakukan jemput bola dengan menindaklanjuti permohonan dari pengurus dan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi bertempat di Perum Tamarona Pall V Kotabaru Kota Jambi, Selasa (23/7/24) pagi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jambi Ari Febrianto yang diwakili Kasi Lantas Imigrasi Jambi Ruli Sandi menyebutkan, eazy pasport ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat atau komunitas yang akan mengajukan pembuatan paspor.

"Program ini telah berjalan sejak tahun 2020, yang mana Imigrasi Jambi meluncurkan prorgam eazy pasport atau melakukan jemput bola,” ujarnya saat pengambilan foto pada pemohon paspor di kantor SMSI Provinsi Jambi.

Dijelaskan Ruli Sandi, masyarakat atau organisasi yang akan mengajukan paspor tinggal mengajukan permohonan dan menyerahkan persyaratan. 

"Untuk pemohon kita lakukan pengecekan baru tentukan jadwal, selanjutnya petugas kemudian datang untuk pengambilan foto, biometrik dan sidik jari," ujarnya.

Dikatakannya, setelah mengikuti proses nantinya akan keluar billing untuk pembayaran, sebesar Rp 350 ribu per pemohon. 

"Ini disetor via bank dan jadi pendapatan negara bukan pajak (PNBP)," lanjutnya.

Setelah semua tahapan selesai dilaksanakan, paspor akan keluar dalam empat hari kerja yang mana jika telah diverifikasi, kalau secara formil syarat tidak ada masalah, paspor bisa diproses, kalau tidak harus dilengkapi dan dilakukan wawancara.

"Untuk proses keluar paspor paling lama 4 hari kerja setelah pembayaran, paspor sudah selesai yang mana pada bulan Oktober tahun 2022 lalu paspor berlaku selama 10 tahun,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau untuk masyarakat yang ingin mengajukan permohonan paspor, data kependudukan harus sinkron atau sesuai, seperti data nama atau tanggal lahir di KTP harus sesuai dengan data di KK atau akte kelahiran. Tujuannya untuk menhetahui mana data yang benar.

Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Jambi Mukhtadi Putra Nusa melalui Sekjen Pirma Satria menyampaikan apresiasi kepada pihak Imigrasi Jambi yang mana pelayanan petugas Imigrasi sangat bagus dan ramah, komunikatif juga. 

"Untuk pelayanan juga terbilang cepat dan tidak bertele tele, dan ini harus dipertahankan," ungkapnya.(rud/*)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda