Berita Terkini

Pj Bupati Muaro Jambi Raden Najmi Pimpin Rakor Evaluasi Program KLA, Ini Yang Pesannya

Pj Bupati Muaro Jambi Raden Najmi saat memimpin rapat evaluasi

MAKALAMNEWS.ID - Pj Bupati Muaro Jambi Raden Najmi mengevaluasi program Kota Layak Anak (KLA).

Rapat evaluasi digelar di kantor Bupati Muaro Jambi.

Rapat dihadiri seluruh gugus tugas KLA, seperti Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DSPP - PA), Bappeda, Dinas Pendidikan, camat , dan OPD terkait lainnya.

Raden Najmi mengatakan, pertemuan gugus tugas merupakan momen penting dalam rangka mengevaluasi program-program KLA yang telah dicanangkan dan ditetapkan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas tinggi dimasa depan.

"Guna mewujudkan hal tersebut, semua pihak terkait perlu merapatkan barisan, menyamakan persepsi, dan langkah. Sehingga, kebijakan dan program yang disusun saling bersinergi, mengisi, dan tidak tumpang tindih," ujarnya.

Raden Najmi mengatakan, SDM yang unggul dimasa depan harus dipersiapkan secara khusus melalui sebuah strategi dan sistem yang mampu mendukung terpenuhinya hak-hak anak.

“Sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai tindak kekerasan dan diskriminasi,” katanya.

Dikatakannya, point rpenting dari proses pengembangan KLA di Muaro Jambi yaitu koordinasi antara para stakeholder dalam rangka pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

"Penguatan koordinasi para stakeholder terkait dapat terus ditingkatkan melalui mekanisme gugus tugas yang telah dibentuk," ujarnya.

Untuk itu, guna meningkatkan efektivitas koordinasi di tingkat kabupaten, kata Raden Najmi, diharapkan peran aktif OPD terkait agar terus meningkatkan koordinasi dalam rangka pengembangan kebijakan dan program, maupun inisiatif kegiatan yang mampu mendukung terwujudnya percepatan perwujudan KLA.

"Anak adalah investasi di masa yang akan datang. Sudah kewajiban bersama untuk melindungi mereka dan menjadikannya lebih berkualitas, sehingga akan menjadi modal pembangunan. Untuk itu peran seluruh pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha harus bahu membahu untuk dapat mewujudkannya," pungkas Raden Najmi.(rud/*)

© Copyright 2022 - MakalamNews