Sri Sapto Eddy dan Susilawati disebut akan berpasangan di Pilkada Tebo
MAKALAMNEWS.ID – Kontestasi politik di Kabupaten Tebo kembali menghangat dengan adanya isu Sri Sapto Eddy dan Susilawati berpasangan untuk Pilkada Tebo 2024 ini.
Pengamat politik Jambi Dr Noviardi Ferzi menilai, pasangan
ini dinilai positif dan rasional, mengingat dua nama itu bukanlah wajah baru
untuk Kabupaten Tebo.
''Sri Sapto Eddy, yang dikenal luas sebagai tokoh
masyarakat dengan pengalaman panjang di bidang pemerintahan, berpasangan dengan
Susilawati, seorang aktivis perempuan yang memiliki rekam jejak kuat dalam
memperjuangkan hak-hak masyarakat dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Kombinasi keduanya diharapkan mampu membawa angin segar dalam Pemerintahan
Kabupaten Tebo. Sangat Positif, manifestasi dua kubu di Tebo. Saling
menguatkan,'' katanya.
Selain itu, kata pengamat yang dikenal kritis ini, Sri
Sapto Eddy yang merupakan Dewan Penasehat Partai Gerindra Tebo, memiliki posisi
yang seksi. Baik itu di mata internal partai maupun masyarakat Tebo sendiri.
Mengingat saat ini di DPRD Tebo, Partai
Gerindra memiliki tiga kursi. Raihan suara yang terwakili di tiga daerah
pilihan menjadi representasi perwakilan suara dukungan untuk wakil Partai Gerindra.
''Raihan suara di Dapil I, Dapil III dan Dapil IV
merupakan miniatur suara bagi siapapun kandidat yang akan didukung oleh
Gerindra. Mesin partai tentu akan bekerja memperjuangkan siapapun kandidat
pilihan partai. Sudah jelas itu, Gerindra partai komando jelas aturan
mainnya,'' kata pria yang juga Ketua Bappilu DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi
ini.
Terkait isu yang mencuat tersebut, Susilawati mengaku
siap berpasangan dengan siapa saja yang memiliki visi dan misi yang sama.
Sebab, kata kader PKB ini, satu fokus utama
dirinya adalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di Tebo.
Susi memandang positif sosok Pakde Sapto-sapaan
akrab Sri Sapto Eddy
"Saya kagum dan hormat dengan sosok beliau
(Sapto-red). Pengalaman beliau di birokrasi tidak diragukan lagi, begitu pula
nama besar beliau di Tebo. Saya juga sudah komunikasi denga beliau, secara
langsung membahas bepasangan memang tidak. Tapi kalo satu tujuan untuk
memajukan Kabupaten Tebo sudah pasti, dan tidak menutup kemungkinan untuk
berpasangan. Beliau adalah Wanhat Gerindra dan saya Kader PKB, insyaAllah cukup
untuk mengusung. Gerindra 3 kursi dan PKB 4 kursi,'' katanya, Minggu (23/6/2024)
sore.
Susi bercerita sedikit mengenai tujuannya untuk
memajukan pendidikan dan kesehatan.
Di mana, menurut wanita yang saat ini berkiprah di
Kemendes RI ini, anak-anak adalah masa depan Tebo.
Dia akan memastikan mereka mendapatkan pendidikan
yang layak dan akses kesehatan yang memadai.
Selain itu, pemberdayaan perempuan dan peningkatan
ekonomi lokal juga menjadi prioritasnya.
"Saya berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan
yang transparan, adil, dan berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tebo memiliki potensi yang luar biasa. Saya yakin dengan kerja keras dan
dedikasi, kita bisa menjadikan Tebo lebih maju," ujarnya.
Saat ini, Susilawati mengaku intens turun dan
sosialisasi dengan mengunjungi berbagai kecamatan dan desa di Tebo untuk
mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan warga.
Dia , dengan turun langsung ke lapangan, mereka bisa
lebih memahami kebutuhan nyata masyarakat dan merumuskan kebijakan yang tepat
sasaran.
Untuk diketahui, Pilakda Tebo kali ini diprediksi
akan berlangsung sengit, dengan beberapa calon kuat lainnya yang juga telah
mensosialisasikan pencalonannya.
Sebut saja nama Aspan yang disebut berpasangan
dengan Wartono Triankusumo. Ada juga nama Agus Rubianto disebut berpasangan
dengan Nazar Efendi dari Birokrat. Namun, Susilawati tetap optimis dan siap
menghadapi tantangan yang ada.
"Saya yakin, dengan dukungan dan doa dari
seluruh masyarakat Tebo, bisa mewujudkan perubahan yang kita inginkan.
Bersama-sama, kita bisa menjadikan Tebo lebih baik. Untuk partai, insyaAllah
cukup dan ada, nanti kabar lebih lanjut ya, semua komunikasi terus terjalin dan
saya membuka diri untuk semuanya," pungkasnya.
Pemilihan Bupati Tebo akan dilaksanakan pada 27
November tahun ini, dan masyarakat Tebo kini menantikan berbagai program
dan rencana yang akan ditawarkan oleh masing-masing calon. Bagaimana pun
hasilnya, pemilihan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi
Kabupaten Tebo.(rud/*)

Social Header