Berita Terkini

Kota Jambi Butuh Pemimpin yang Visioner, HAR? Pengamat: Ingat, Wajah Kota Berubah karena Dipimpin Seorang Pengusaha

 

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik Jambi Dr Dedek Kusnadi


MAKALAMNEWS.ID - Figur bakal calon Wali Kota Jambi 2024 ini diisi dari berbagai profesi. 


Sebut H A Rahman (HAR), Budi Setiawan, Raden Ridwan, Iqbal Linus mereka berprofesi sebagai pengusaha. Ada juga dr Maulana yang berprofesi sebagai dokter.


Selain itu, ada juga yang berlatarbelakang anggota dewan, seperti Budi Yako dan Eko Setiawan. Nama-nama ini akan mencoba keberuntungan untuk berlaga di Pilwako Jambi 2024.

Tidak semua nama tersebut bisa maju di Pilwako Jambi tahun ini. Diprediksi hanya H A Rahman, Budi Setiawan dan Maulana yang menjadi bakal calon wali Kota. Artinya, figur pengusaha akan bertarung dengan seorang dokter.

Anas, tokoh masyarakat Payo Lebar Jelutung menganggap, latar belakang profesi bakal calon Wali Kota Jambi itu tidak ada yang salah. Pengusaha atau dokter berhak untuk ikut pilwako.

Menurutnya, figur calon Wali Kota Jambi saat ini dibutuhkan figur yang visioner

"Sekarang masyarakat yang menilai. Waktu Kota Jambi dipimpin dokter, kita bisa lihat apa perubahan kota ini. Waktu kontraktor menjadi wali kota bisa kita lihat, banyak perubahan yang terjadi di Kota Jambi ini," ujarnya.

Menurutnya, dampak nyata perubahan wajah Kota Jambi itu bisa dilihat di wilayah Kotabaru. 

"Dulu di sekitar Tugu Monas (sekarang Tugu Keris) itu sepi, gelap kalau malam. Sekarang kawasan itu terang, ramai malam hari setelah dibangun Tugu Keris. Jadi tempat tujuan wisata. Itu saja contoh kecilnya," ujarnya.

Apa yang dikatakan Anas tersebut diamini Pengamat Kebijakan Publik dan Politik Jambi Dr Dedek Kusnadi.

Dedek Kusnadi mengatakan, Dulu Kota Jambi pernah dipimpin dokter, namun perubahan kota terkesan jalan di tempat. 

Kebijakan yang dibuat terkesan hanya sekedar serrmonial bukan pada kebijakan terkait masyakat kota dan kemajuan daerah.

"Setelah itu Kota Jambi berganti pemimpin seorang pengusaha dan kontraktor, baru mulai nampak perubahan wajah Kota Jambi. Hal ini jangan sampai terulang kembali, jika Kota Jambi dipimpin seorang tokoh yang tidak paham soal membangun daerah," katanya.

Sementara, Dr Noviardi Ferzi Pengamat Politik yang kritis ini juga memberikan penilaian tentang sosok yang bakal memimpin Kota Jambi untuk lima tahun ke depan.

Senada dengan Dr Dedek Kusnadi, Noviardi mengatakan Kota Jambi pernah dipimpin seorang dokter bisa dilihat hasilnya.

"Kota Jambi pernah dipimpin kontraktor kita lihat juga hasilnya. Mau Kota Jambi lebih baik?
Insya Allah warga kota tahu jawabannya," katanya.

Dikatakannya, Kota Jambi sedikit berwajah sejak kontraktor memimpin. "Beda ama seorang dokter. Jika mau lebih, warga kota tahu jawabannya," pungkasnya.(*)
© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda