Berita Terkini

Kabar Duka, Jemaah Haji Asal Kabupaten Merangin Meninggal Dunia di Makkah Akibat Serangan Jantung

H  Iman Suwarno Kariyo Rejo meninggal dunia di Makkah.(ist)

MAKALAMNEWS.ID - Kembali lagi kabar duka datang dari tanah suci. 

Satu jemaah haji asal Provinsi Jambi, Indonesia dilaporkan meninggal dunia saat tengah menjalani rangkaian ibadah di Makkah, Arab Saudi.

Dari dokumen resmi Surat Kematian (Certificate of Death) dengan nomor file "COD-Iman Suwarno-BTH019.pdf" yang dikeluarkan Misi Medis Haji Indonesia (Indonesian Medical Mission), jemaah tersebut bernama Iman Suwarno Kariyo Rejo (65 tahun).

Almarhum diketahui merupakan jemaah haji Indonesia asal Kabupaten Merangin, tiba di tanah suci pada 13 Mei 2026, dan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 19.

Diketahui, almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada hari Rabu, 3 Juni 2026, pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (WAS) di akomodasinya yang berlokasi di Moro Al Alameyah Hotel, Makkah. 

Saat kejadian duka tersebut berlangsung, penanganan jemaah didampingi langsung oleh pihak mutawwif atau pembimbing ibadah setempat yang bernama Mas'adi.

Merujuk pada data medis yang ditandatangani oleh dokter pemeriksa, dr. Rizky Ramadhani, penyebab utama kematian almarhum disebabkan oleh beberapa diagnosis klinis yang saling berkaitan yaitu Syok Kardiogenik (Cardiogenic Shock - ICD-10: R57) sebagai kondisi langsung yang memicu kegagalan fungsi jantung. 

Lalu Infark Miokard Akut (Acute Myocardial Infarction - ICD-10: I21) atau serangan jantung akut yang menjadi penyebab awal, serta Penyakit Jantung Iskemik (Ischemic Heart Disease - ICD-10: I25) sebagai penyakit dasar almarhum.

Selain itu, tim medis juga mencatat adanya kondisi signifikan lain berupa Hipergliseridemia Murni (Pure Hyperglyceridemia - ICD-10: E78.1) yang turut berkontribusi memperberat kondisi kesehatan fisik almarhum.

Terkait peristiwa duka ini, perwakilan dari pihak Misi Medis Haji Indonesia memberikan pernyataan resminya.

"Kami mengonfirmasi bahwa jemaah haji atas nama Bapak Imam Suwarno wafat di Makkah karena mengalami kegagalan fungsi jantung akut. Semua dokumen administrasi dan sertifikat kematian telah diterbitkan secara resmi oleh Misi Medis Haji Indonesia agar proses pemulasaran serta pemakaman almarhum di tanah suci dapat segera dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata dr. Rizky Ramadhani.

Segenap petugas penyelenggara ibadah haji beserta kerabat melepas kepergian almarhum dengan doa mendalam.

"Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima segala amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga besar yang ditinggalkan di tanah air, semoga senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini," kata Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab. (media center haji)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda