Berita Terkini

JSFL 2026 Resmi Ditutup, Bupati Fadhil Arief Sebut Peserta Bibit Pesepak Bola Masa Depan Jambi

Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief bersama pemenang tingkat SD.

 MAKALAMNEWS.ID – Kompetisi sepak bola pelajar terbesar di Provinsi Jambi, Jambi School Football League (JSFL) 2026, resmi ditutup oleh Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief, Minggu (17/5/2026) sore.

Penutupan berlangsung meriah di Lapangan Alun-alun Batanghari usai laga final tingkat Sekolah Dasar (SD) yang mempertemukan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melawan SDN 144 Muara Bungo.

Sebelum menutup turnamen secara resmi, Fadhil Arief yang juga Ketua Asprov PSSI Jambi bersama Ketua KONI Batanghari dan sejumlah kepala OPD turut menyaksikan langsung pertandingan final yang berlangsung sengit dan penuh sportivitas.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil ngotot demi merebut gelar juara JSFL 2026. Adu strategi, semangat juang, hingga sorakan para suporter membuat atmosfer pertandingan semakin panas.

Laga berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir dan harus ditentukan lewat drama adu penalti. 

SDN 144 Muara Bungo akhirnya keluar sebagai juara setelah menang tipis 5-4 atas SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi.

Mereka selain membawa pulang trofi juara, mereka juga berhak menerima dana pembinaan sebesar Rp2 juta.

Piala bergilir dan hadiah juara diserahkan langsung oleh Fadhil Arief selaku Ketua Asprov PSSI Jambi.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Fadhil Arief memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan permainan berkualitas sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.

"Mereka bibit atlet masa depan kita. Potensi yang mereka miliki modal utama bagi sepak bola Jambi dan Indonesia di masa mendatang. Keberadaan liga sekolah ini sangat penting sebagai wadah pembinaan dini, agar talenta yang ada di pelosok daerah bisa tergali, terlatih, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Fadhil Arief berharap semangat, disiplin, dan kerja keras yang ditunjukkan para pemain selama mengikuti JSFL 2026 dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Menurutnya, pembinaan atlet usia dini tidak hanya berfokus pada prestasi di lapangan hijau, tetapi juga harus diimbangi dengan pendidikan dan pembentukan karakter.

Fadhil Arief menegaskan komitmennya untuk menjadikan JSFL sebagai wadah resmi dalam menjaring dan mengasah bakat-bakat muda sepak bola Jambi agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi.

JSFL 2026 sendiri menjadi penutup rangkaian kompetisi sepak bola pelajar yang telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu melibatkan ratusan sekolah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda