Berita Terkini

Percepatan Jalan Khusus Batubara Jambi Kini Didorong Polda, Korem Hingga Kejati

Polda, Korem hingga Kejati Jambi sepakat ikut mendorong percepatan jalan khusus di Provinsi Jambi, rapat dipimpin Gubernur Jambi Al Haris di rumah dinas gubernur baru-baru ini.(ist)

MAKALAMNEWS.ID - Sepakat! Polda, Korem hingga Kejati Jambi dorong jalan khusus batubara di Provinsi Jambi untuk segera diselesaikan. 

Hal ini terungkap saat rapat evaluasi jalan khusus yang dilaksanakan di rumah dinas Gubernur Jambi baru-baru ini. 

Rapat dipimpin oleh Gubernur Jambi Al Haris, didampingi Kapolda Jambi diwakili Dirlantas Polda Kombes Adi Benny, Danrem 042/Gapu diwakili Kapenrem Mayor Czi Redno Subandhy dan Kajati diwakili Asisten Intelejen Kejati Muhammad Husaini SH MH serta Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah

Pada pertemuan tersebut, semua lembaga ini sepakat dengan Pemprov dan DPRD Provinsi Jambi, mendorong percepatan proyek jalan khusus batubara oleh tiga investor yang kini sedang mengerjakan jalan tersebut yaitu PT Sinar Anugerah Sukses (SAS), PT Inti Bangun Sarana (IBS) dan PT Putra Bulian Properti (PBP).

Dalam pertemuan ini, Kombes Adi Benny mengatakan permasalahan angkutan batubara adalah persoalan kursial di Provinsi Jambi. 

Telah jadi catatan Polda sejak lama, di mana angkutan tambang yang masih melalui jalan umum sehingga menimbulkan ratusan korban jiwa meninggal akibat kecelakaan dan telah menimbulkan kemacetan yang sangat luar biasa sehingga menganggu pengguna jalan umum dan menganggu perekonomian daerah.

Dorongan agar ketiga investor ini segera menyelesaikan jalan khusus di Provinsi Jambi juga diungkapkan oleh Mayor Czi Redno Subandhy dan Muhammad Husaini SH MH.

Kata mereka, perusahaan tambang tak boleh hanya memikirkan bisnis namun juga harus memikirkan kenyamanan dan keamanan agar tak ada dampak negatif yang dialami masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jambi juga sempat meminta semua investor untuk terbuka terhadap segala persoalan yang terjadi di masing-masing perusahaan dalam menyelesaikan jalan khusus ini. 

"Kalau ada kendala, laporkan ke pemerintah. Selama bisa dibantu, akan kita bantu semaksimal mungkin," ujarnya.

Setelah diminta terbuka, kemudian masing-masing perwakilan perusahaan memaparkan berbagai persoalan yang mereka hadapi saat ini, mulai dari perizinan kawasan hutan, lonjakan harga lahan hingga konflik sosial.

Menurut Al Haris, sektor pertambangan, pertanian dan perkebunan masih menjadi tulang punggung ekonomi Provinsi Jambi. 

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Jambi tercatat sebesar 4,77 persen. "Kita berharap persoalan batubara di Jambi ada progres yang jelas," ujarnya.

Gubernur Al Haris juga mendorong kolaborasi antar perusahaan pengembang untuk mempercepat penyelesaian proyek. 

Ia menekankan, aspek bisnis menjadi kewenangan perusahaan, namun pemerintah daerah siap memfasilitasi penyelesaian persoalan di wilayah masing-masing.

Akhir pertemuan ini kemudian mengerucut pada komitmen bahwa Pemprov Jambi bersama Polda, Korem, Kejati serta pemerintah daerah akan membantu mengurai persoalan yang dihadapi para investor guna menuntaskan proyek jalan khusus batubara di Provinsi Jambi, agar segera beroperasi. (*)

© Copyright 2022 - MakalamNews