MAKALAMNEWS.ID – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Kota Jambi berbondong-bondong mendatangi sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk berziarah ke makam keluarga dan kerabat tercinta.
Tradisi ziarah kubur ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat setiap menjelang Ramadan.
Pantauan makalamnews.id, Selasa (17/2/2026), sejak pagi hingga sore hari, TPU di berbagai sudut Kota Jambi seperti TPU Kebun Jahe, Puncak, Kambang, Sukorejo, Sunan Ampel dan beberapa TPU lagi tampak ramai dipenuhi peziarah yang datang membawa bunga, air, dan perlengkapan doa.
Suasana haru dan khidmat terasa di area pemakaman. Para peziarah terlihat membersihkan pusara, menaburkan bunga, serta memanjatkan doa bersama keluarga.
Tak sedikit pula yang datang dari luar kota khusus untuk berziarah sebelum memasuki bulan penuh berkah.
Seorang warga, Ridho (34) mengaku rutin melakukan ziarah setiap menjelang Ramadan sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua dan keluarga yang telah meninggal dunia.
"Setiap mau puasa kami sekeluarga selalu menyempatkan waktu untuk ziarah. Selain mendoakan, ini juga jadi momen berkumpul keluarga," ujarnya ditemui di TPU Puncak, Jelutung.
Selain sebagai tradisi, ziarah kubur juga dimaknai sebagai pengingat akan kehidupan akhirat sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota keluarga.
Momentum ini juga dimanfaatkan untuk membersihkan makam agar terlihat rapi dan terawat selama Ramadan.
Petugas TPU setempat menyebutkan, jumlah pengunjung biasanya meningkat drastis dua hingga tiga hari menjelang Ramadan.
Mereka pun mengimbau warga untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di area pemakaman.
Dengan datangnya Ramadan 1447 H, tradisi ziarah kubur kembali menjadi bagian dari rangkaian persiapan spiritual masyarakat Kota Jambi dalam menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.(min)

Social Header