MAKALAMNEWS.ID - Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah mengimbau masyarakat khususnya nasabah Bank Jambi untuk tetap tenang menyusul munculnya kasus transaksi anomali yang sempat menimbulkan keresahan.
Hafiz menegaskan, sejak persoalan tersebut mencuat, DPRD Provinsi Jambi langsung bergerak cepat dengan melakukan komunikasi intensif bersama jajaran direksi dan komisaris Bank Jambi.
Langkah ini dilakukan guna memastikan permasalahan segera ditangani secara tuntas dan transparan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Direksi dan komisaris sudah berkomitmen dalam waktu 10 hari kerja, seluruh transaksi anomali akan dikembalikan ke rekening masing-masing nasabah," ujar Hafiz, Kamis (26/2/2026).
Hafiz memastikan lembaga legislatif tidak tinggal diam dalam mengawal kasus ini.
DPRD, kata Hafiz, telah mendesak pihak manajemen bank agar memberikan kepastian serta mempercepat proses pengembalian dana milik nasabah yang terdampak.
"Kami DPRD meminta ada kepastian dan percepatan pengembalian dana pada rekening yang terdampak transaksi anomali tersebut," tegasnya.
Berdasarkan data yang diterima DPRD, sekitar 10 nasabah terdampak dalam kasus ini dengan nominal kerugian yang bervariasi.
Meski jumlahnya relatif terbatas, Hafiz menilai persoalan ini tetap harus ditangani secara serius demi menjaga kepercayaan publik terhadap perbankan daerah.
Untuk mengungkap akar persoalan, DPRD Provinsi Jambi juga telah menjadwalkan pemanggilan pihak-pihak terkait pada Senin mendatang.
Rapat tersebut akan difokuskan pada penelusuran penyebab transaksi anomali sekaligus memastikan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
"Kami sudah menjadwalkan pemanggilan pihak terkait. Nanti akan kita dalami secara menyeluruh seperti apa permasalahannya," pungkas Hafiz.(min)

Social Header