Berita Terkini

Tembok RS Islam Arafah Roboh, Ketua DPRD Kota Jambi Turun ke Lokasi Pastikan Warga Terdampak Ditangani

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly didampingi pihak RSI Arafah, Kamis (4/12/2025).(min)

MAKALAMNEWS.ID - Pasca robohnya tembok Rumah Sakit Islam Arafah yang berlokasi di Jalan Mpu Gandring, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bergerak cepat meninjau lokasi kejadian, Kamis (4/12/2025) siang.

Kemas Faried turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan penanganan terhadap warga terdampak berjalan maksimal.

Turut mendampingi Camat Danau Sipin Ferdinand Harahap, lurah dan Ketua RT setempat.

Di lokasi, Kemas Faried menerima laporan bahwa pagar tembok yang longsor menimpa tiga bangunan warga, terdiri dari satu rumah permanen dan dua kontrakan non permanen. 

Insiden tersebut juga menyebabkan dua orang mengalami luka ringan.

"Kami meninjau ada rumah warga yang terkena dampak longsor. Ada korban yang mengalami luka ringan, namun sudah di cek di IGD. Rumah Sakit juga memberikan tempat yang nyaman karena kondisi rumah di bawah tidak aman," ujar Kemas Faried.

Menurutnya, DPRD Kota Jambi mendorong agar permasalahan ini mendapatkan penyelesaian cepat dan tidak berlarut-larut. 

Kemas Faried berharap pihak Rumah Sakit Islam Arafah menunjukkan komitmen dalam menangani dampak yang ditimbulkan.

"Kami dari DPRD Kota Jambi berharap persoalan ini tidak kemana-mana. Mudah-mudahan Rumah Sakit Arafah ini konsisten dan komitmen," katanya.

Ia juga menyampaikan, proses tindak lanjut telah berjalan, termasuk memastikan apakah warga terdampak masih dapat tinggal di lokasi atau diperlukan upaya relokasi sementara. 

Kemas Faried meminta komunikasi antara pihak rumah sakit dan korban berjalan terbuka dan mengutamakan keselamatan warga.

"Sudah ditindaklanjuti apakah masih mau tinggal disini, atau ada upaya lain. Kami silahkan pihak korban dan rumah sakit," pungkasnya.

Sementara itu, Liza Mulyanti Bagian Umum Rumah Sakit Islam Arafah kepada Ketua DPRD Kota Jambi bilang, pihaknya telah bertanggung jawab atas persoalan yang ditimbulkan tersebut.

 "Korban yang rumah nya terdampak kita kontrakan dan kita bantu biaya makan," jelasnya.

Untuk diketahui, robohnya tembok bagian belakang Rumah Sakit Islam Arafah pada 1 Desember 2025 sebelumnya membuat heboh warga sekitar. 

Suara runtuhan besar membuat masyarakat berhamburan keluar rumah. 

Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerusakan bangunan serta kondisi psikologis warga masih menjadi perhatian utama.

Alex warga yang tinggal di rumah kontrakan kayu persis sebelah tembok yang roboh mengatakan, awalnya sebelum tembok roboh terdengar suara.

"Ternyata suara keras itu tembok yang menimpa dapur rumah saya. Tahu-tahunya air mengalir deras dari bagian tembok yang roboh itu," katanya.(min)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda