Berita Terkini

Melintasi Hutan, Jalan Berlumpur dan Sungai tak Surutkan Niat Ipda Hans Sosialisasikan Bahaya Judol di Sekolah

Ipda Hans saat sosialisasi di SMA Perintis, Rabu (21/5/2025).(ist)


MAKALAMNEWS.ID - Ipda Hans adalah anggota Polri yang saat ini menjabat sebagai Kapolsek Berbak Polres Tanjung Jabung Timur.

Sebelumnya, Ipda Hans menjabat sebagai Kapolsek Tebing Tinggi Polres Tanjung Jabung Barat.

Meski terbilang baru menjabat sebagai Kapolsek Berbak, Ipda Hanz memiliki Visi dan Misi Bersama Polri Selamatkan Anak Bangsa.

Untuk mewujudkan visi misinya itu, meskipun dengan kondisi di lapangan Ipda Hans bersama anggota harus melalui hutan, melewati jalan berlumpur, melintasi sungai untuk sosialisasi ke generasi penerus bangsa khususnya di kalangan siswa SMA yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kali ini, Ipda Hansmadi Simangunsong memberikan Sosialisasi bahaya Judi Online dan Nafza bertempat di SMA Perintis, Rabu (21/5/2025).

Dalam sosialisasinya, Ipda Hans menyampaikan Nafza adalah singkatan narkoba, alkohol, zat-zat berbahaya lainnya dapat memiliki dampak yang sangat serius dan berkepanjangan pada individu, keluarga dan lainya;

"Nafza sangat berdampak pada kerusakan fisik, psikologis, sosial dan menyebabkan beban ekonomi pada keluarga dan masyarakat," ujarnya.

"Mari kita melakukan pencegahan, pengawasan dan dukungan dari keluarga, teman, dan profesional dapat membantu individu yang telah menggunakan Nafza untuk pulih dan kembali ke jalur yang benar," sambungnya.

Selanjutnya, judi online, yang mana kerugian judi online terhadap anak pelajar sekolah dapat sangat serius dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan anak.

"Dampak kerugian akademik berupa penurunan prestasi, kehilangan minat belajar serta dapat merusak konsentrasi anak-anak dan membuat mereka sulit untuk fokus pada pelajaran," lanjutnya.

Sedangkan dampak kerugian finansial dapat berupa kehilangan uangyang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sekolah atau kehidupan sehari-hari, hutang dan kerusakan pada ekonomi keluarga.

"Kerugian psikologis bisa membuat anak ketergantungan stres dan kecemasan serta depresi dan gangguan mental lainnya pada anak-anak," jelasnya.

Selanjutnya, jika sudah kecanduan bisa berdampak kerugian sosial berupa kerusakan hubungan, pengucilan dan kerusakan reputasi anak-anak dan keluarganya.

"Mari kita bersama-sama saling mendukung dalam melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap anak agar tidak terjebak dalam judi online," imbaunya. (wan)

© Copyright 2022 - MakalamNews