Berita Terkini

Lewat Pengajian, Ditbinmas Polda Jambi Gaungkan Pesan Kamtibmas dan Anti-Bullying

Direktorat Binmas Polda Jambi silaturahmi dan penyampaian imbauan kamtibmas kepada Jamaah Pengajian BKMM. (ist)

MAKALAMNEWS.ID - Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban, Direktorat Binmas Polda Jambi menggelar kegiatan silaturahmi dan penyampaian imbauan kamtibmas kepada Jamaah Pengajian Badan Koordinasi Majelistaklim Masjid (BKMM) Provinsi Jambi.

Bertempat di ruang Sekretariat BKMM Provinsi Jambi, kegiatan ini diwakili oleh AKP Poerwanto Kasi Kommas Subdit Binpolmas Ditbinmas Polda Jambi, mewakili Dirbinmas Polda Jambi AKBP Henky Poerwanto.

Dalam sambutannya, AKP Poerwanto menyampaikan sejumlah pesan penting terkait kamtibmas. 

Ia mengajak seluruh jamaah BKMM untuk turut serta menjaga situasi kondusif di Provinsi Jambi, memperkuat rasa persatuan, toleransi, dan kerukunan antar sesama, serta menjalin kemitraan aktif dengan kepolisian dalam mendukung tugas-tugas pemeliharaan keamanan.

"Kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat, khususnya jamaah pengajian, untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan membangun kemitraan dengan Polri demi terciptanya kehidupan yang damai dan tertib," ujarnya.

Menariknya, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Provinsi Jambi, yakni Roky Setiawan, Analis Kebijakan Ahli Muda Kanwil Kemenag Jambi. 

Roky memberikan penyuluhan bertema “Dampak Bullying terhadap Anak”, sebuah isu yang kini semakin relevan di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa tindakan bullying, baik secara fisik, verbal, maupun sosial dapat memberikan dampak psikologis yang serius bagi anak-anak. Mulai dari rasa tidak nyaman, tekanan emosional, hingga gangguan mental jangka panjang.

"Bullying bukan hanya masalah sekolah, tapi masalah kita bersama. Lingkungan keluarga, masyarakat, dan tempat ibadah harus menjadi ruang aman bagi anak-anak kita," katanya.

Melalui kegiatan ini, Polda Jambi berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat terus terjalin erat demi menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan bebas dari kekerasan, termasuk kekerasan terhadap anak.(wan)

© Copyright 2022 - MakalamNews Berita Untuk Anda