MAKALAMNEWS.ID - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Pol. Drs. Widodo sebagai Kapolda Jambi.
Penunjukan ini setelah Polri melakukan mutasi terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dalam rangka penyegaran dan dinamika organisasi.
Mutasi tersebut mencakup 88 Pati Polri, termasuk pergantian jabatan Kapolda Jambi.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, yang ditandatangani Wakapolri Komjen Pol. Dr. Wahyu Hadiningrat, jabatan Kapolda Jambi mengalami pergantian.
Dalam telegram tersebut, Irjen Pol. Krisno H. Siregar dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri, sedangkan jabatan Kapolda Jambi dipercayakan kepada Irjen Pol. Drs. Widodo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo.
Berikut rekam jejak dari Irjen Widodo:
Irjen Widodo (lahir 20 April 1970) seorang perwira tinggi Polri yang sejak 5 Agustus 2025 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo.
Widodo, lulusan Akpol 1991 ini berpengalaman dalam bidang reserse.
Irjen Widodo merupakan teman satu angkatan dengan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Ia pernah menjadi Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah.
Riwayat Pendidikan
Irjen Widodo adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991, PTIK tahun 1998, Sespimmen tahun 2007, Sespimti tahun 2015.
Riwayat Jabatan
Dikutip dari Wikipedia, sejumlah jabatan pernah ia emban sejak lulus dari Akademi Kepolisian.
Seperti pernah menjadi Pamapta Polres Bogor (1992), Kapolsek Kalapanunggal Polres Sukabumi (1993), Kasatserse Polres Cianjur (1994), Kasatserse Polres Bogor (1995), Pama Polda Bengkulu (1998), Kapuskodalops Polresta Bengkulu (1998), Kasubbagopsdik Setditdiklat Polda Bengkulu (2000), Kasubbagbinosp Serseum Polda Lampung (2000), Kapolsekta Teluk Betung Timur Polresta Bandarlampung (2000), Kanit II Sat I Ditreskrim Polda Lampung (2003), Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Lampung (2004), Kabagdalpers Ro SDM Polda Lampung (2006), Pamen Polda Lampung (2007)
Setelah lulus Sespimmen pada 2007, Widodo beralih penugasan ke Polda Banten sebagai Pamen Polda Banten, Kabagdalpers Ro SDM Polda Banten (2007), Kapolres KP3 Tanjung Perak (2009), Kapolres Bojonegoro (2010), Wakapolrestro Jakarta Barat (2011), Dirreskrimsus Polda Kalbar (2013), Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2015), Dirreskrimsus Polda Jatim (2017), Penyidik Utama Tk I Rowassidik Bareskrim (2017), Kabagbanhatkum Robankum Divkum Polri (2019)
Sejak 2022, penugasan Widodo berada di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia dengan menduduki sejumlah jabatan.
Seperti Direktur Pencegahan dan Penangan Konflik Pertanahan Kementerian ATR/BPN (2022), Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Penanganan Sengketa Konflik Tanah dan Ruang (2022), Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN bidang Pemberantasan Mafia Tanah (2024), Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah (2025).
Hingga pada Agustus 2025, Widodo ditarik kembali ke Polri untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, sekaligus upaya menjaga keberlanjutan pelaksanaan tugas kepolisian.
"Mutasi dan pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus proses pembinaan karier personel. Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan organisasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat," katanya, Sabtu (3/10/2026).(min)

Social Header