MAKALAMNEWS.ID - Pengamat Sosial Politik top dari UIN STS Jambi Dr Dedek Kusnadi, S.Sos, M.Si, MM kembali memberikan telaah politik dari sudut pandang psikologi terkait Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Jambi 2024.
Menurutnya, bakal calon Wali Kota Dr Maulana dapat mengambil peran sebagai pemimpin bukan pengasuh terhadap wakilnya Diza Hazra Aljosha.
"Saya cuma ingatkan, jangan ia terjebak jadi pengasuhnya Diza, bukan leader. Hal ini meski terkesan skeptis, namun esensial karena menyangkut nasib kota. Ingin jadi pemimpin kota, butuh kedewasaan secara psikologi dan pengalaman dari wali kota ataupun wakil wali kota," katanya di Mendalo, Selasa (23/7/2024) kemarin.
Selain itu, pengamat viral ini menyoroti perbedaan usia yang nyaris dua dasa warsa antara ke duanya. Sehingga melahirkan gap generasi beda cara pandang dan kapasitas dari keduanya.
Dedek Kusnadi bilang, kepemimpinan adalah aktivitas. Di mana, untuk mempengaruhi perilaku orang lain agar supaya mereka mau diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu.
"Betul dalam kepemimpinan ada asah, asih dan asuh. Tapi, jangan terjebak pada dominasi asuhnya. Apalagi sampai mereka terpilih," ujarnya.
Menurutnya, apa yang ia sampaikan semata sebagai masukan dan bertujuan baik agar Maulana tak terbebani dan Diza juga tak membebani. Hal ini karena pertaruhannya sangat besar, menyangkut nasib 600 ribuan warga kota.(*)

Social Header